Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK Rusia mengatakan serangan pesawat tak berawak atau drone Ukraina di wilayahnya dibantu Amerika Serikat (AS) dan NATO. Komentar itu dilontarkan setelah lima pesawat tak berawak dilumpuhkan di dekat Moskow Selasa (4/6).
"Negara-negara Barat sedang melatih operator drone dan memberikan (laporan) intelijen yang diperlukan untuk melakukan kejahatan semacam itu,” ungkap pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.
Moskow mengatakan Barat telah memungkinkan Ukraina untuk melakukan serangan pesawat tak berawak. Aksi tersebut dicap sebagai serangan teroris.
Baca juga: Pertahanan Udara Ukraina Rapuh, Zelensky Minta Bantuan Barat
"Serangan ini tidak akan mungkin terjadi tanpa bantuan yang diberikan kepada rezim Kyiv oleh AS dan sekutu NATO-nya," tambah pernyataan tersebut.
Serangan ini menjadi yang terbaru dalam setelah di Kremlin dan kota-kota Rusia di dekat perbatasan dengan Ukraina. Militer Rusia mengatakan, telah menjatuhkan kelima drone dan tidak ada kerusakan atau korban jiwa dari serangan dini hari itu.
Baca juga: Rusia Serang Kyiv, Ukraina Beri Perlawan Sengit di Donetsk
Layanan darurat yang dikutip oleh kantor berita RIA Novosti milik pemerintah mengatakan, salah satu drone dilumpuhkan di Kubinka, sekitar 40 kilometer dari Bandara Internasional Vnukovo, di mana lalu lintas udara sempat terganggu.
Pada awal Mei, dua drone ditembak jatuh di atas Kremlin, dan kemudian di bulan yang sama drone menghantam gedung tinggi Moskow. (AFP/Z-6)
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved