Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Badan Kerjasama antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Sukamta, meminta pemerintah Tiongkok untuk menghentikan usaha penghancuran menara masjid di Desa Najiaying, di Kota Nagu. Pasalnya, masjid itu merupakan bagian dari ikon wilayah tersebut dan menjadi simbol penting bagi masyarakat setempat.
"Kepercayaan yang telah diraih oleh Pemerintah Tiongkok jangan sampai tercederai oleh langkah-langkah yang merusak kepercayaan dunia Islam. Masjid di desa Najiaying merupakan warisan budaya dan keagamaan yang harus dihormati,” kata Sukamta dalam keterangan pers, Selasa (6/6).
Sukamta juga mendorong Pemerintah Tiongkok memberikan penjelasan dan penegasan komitmen untuk menghadirkan kebebasan beragama.
Baca juga: Indonesia Satukan AS dan Tiongkok
"Kami meminta Pemerintah Tiongkok untuk memberikan keyakinan kepada dunia bahwa mereka akan serius dalam menjunjung tinggi kebebasan beragama dan menghormati tempat ibadah umat Islam," tambahnya.
Sejauh ini, Tiongkok telah memperoleh kepercayaan dari dua negara berpenduduk mayoritas Muslim di kawasan Arab antara Arab Saudi dan Iran melalui upaya mediasi yang dilakukan oleh negara tersebut. Pembukaan kedutaan ini merupakan langkah positif dalam pemulihan hubungan antarnegara.
Baca juga: Tiongkok Luncurkan Proyek Penangkapan Karbon Terbesar di Asia
Dia menambahkan kebebasan beragama adalah hak asasi manusia yang harus dihormati oleh semua negara. "Penghancuran menara masjid di desa Najiaying yang dilakukan oleh Pemerintah Tiongkok mengundang keprihatinan dan menimbulkan keraguan terhadap komitmen mereka dalam menghormati kebebasan beragama,” lanjutnya.
DPR RI berharap bahwa Pemerintah Tiongkok akan segera mengambil tindakan yang tepat untuk menghentikan usaha penghancuran menara masjid di desa Najiaying dan menghormati hak asasi manusia serta kebebasan beragama.
(Z-9)
Baznas kembali meluncurkan program Masjid dan Musala Bersih, Segar, dan Rapi (Berseri) dalam rangka menyambut Ramadan 1447 H/2026 M.
Rangkaian acara Silatnas dirancang komprehensif, mencakup simposium, peluncuran program strategis, hingga kegiatan sosial.
Prima DMI ingin memastikan bahwa remaja masjid tidak hanya hadir di mimbar dakwah.
Kondisi Masjid Syuhada Tamiang sebelumnya cukup memprihatinkan karena tertutup material lumpur, noda, serta kerak sisa bencana yang mengeras.
AWAL Oktober kemarin, saya berkesempatan hadir menjadi salah satu pembicara pada ajang the 4th PCINU Belanda’s Biennial International Conference di University of Groningen, Belanda.
Masjid ini dirancang menjadi pusat ekosistem terpadu yang menggabungkan aspek spiritual, kewirausahaan (ecopreneurship), dan pemberdayaan masyarakat.
Hujan lebat disertai angin kencang hampir merata terjadi wilayah Bogor Raya (kota dan kabupaten) pada Sabtu (18/11).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved