Kamis 09 Maret 2023, 15:45 WIB

Jerman Bikin Tiongkok Berang Setelah Berencana Larang Produk Huawei dan ZTE

Antara | Internasional
Jerman Bikin Tiongkok Berang Setelah Berencana Larang Produk Huawei dan ZTE

AFP/JADE GAO
Toko Huawei di Shenzhen, Tiongkok.

 

TIONGKOK mengecam keras rencana Berlin yang mempertimbangkan untuk melarang beberapa komponen Huawei dan ZTE dalam jaringan telekomunikasi mereka. Huawei dan ZTE adalah perusahaan asal Tiongkok.

Kedutaan Besar Tiongkok di Berlin mengatakan dalam pernyataan bahwa Huawei menyumbang hampir 60% dari peralatan jaringan 5G Jerman dan memberikan kontribusi positif untuk pembangunan infrastruktur komunikasi di Jerman.  

"Huawei telah lama beroperasi sesuai dengan hukum dan peraturan, dan teknologinya sesuai dengan standar keselamatan," demikian menurut pernyataan yang disiarkan Selasa (7/3) waktu setempat.

Baca juga: Hadapi Ancaman Tiongkok, Pejabat Tinggi AS Temui Presiden Taiwan

Sebelumnya juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman yang tidak disebutkan namanya mengatakan pemerintah melakukan tinjauan umum terhadap pemasok teknologi telekomunikasi, tetapi tidak secara spesifik.

ZTE

"Dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara dan pasukan anti-Tiongkok terus berusaha mencoreng Huawei dengan tuduhan yang dibuat-buat, tetapi tidak pernah ada bukti bahwa peralatan dan komponen Huawei menimbulkan risiko keamanan," kata Kedubes Tiongkok.

Baca juga: Memanas, Tiongkok Peringatkan AS untuk Hentikan Konfrontasi

"Jika laporan itu benar, maka Beijing sangat bingung dan sangat tidak puas dengan keputusan yang tergesa-gesa yang dibuat oleh departemen Pemerintah Jerman terkait tanpa dasar faktual," tambahnya.

"Tiongkok dengan tegas menentang Jerman yang menggeneralisasi konsep keamanan nasional dan menyalahkan kekuasaan negara untuk ikut campur di pasar dalam kerja samanya pada Tiongkok" kata kedutaan Tiongkoklagi.
  
"Ini tidak hanya melanggar undang-undang ekonomi dan prinsip persaingan yang adil, tetapi juga merugikan orang lain dan tidak menguntungkan dirinya sendiri," kata kedutaan dalam pernyataan, menambahkan bahwa Beijing secara tegas menentang praktik politisasi investasi dan manajemen perusahaan dan pan-securitizing.
  
Jerman diharapkan ke depannya bisa menciptakan lingkungan bisnis yang adil, terbuka, dan tidak diskriminatif terhadap perusahaan Tiongkok, dan berbuat lebih banyak untuk mempromosikan keuntungan bersama daripada sebaliknya. (Z-6)

Baca Juga

Dok. Taipei Economic and Trade Office (TETO)

Taiwan Rayakan Pekan Kesetaraan Gender Tahun 2023

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 20 Maret 2023, 22:30 WIB
Taiwan akan mengadakan serangkaian acara untuk merayakan Pekan Kesetaraan Gender Taiwan 2023 pada bulan ini. Yuk, intip...
AFP/ALEXEI DRUZHININ

Jubir Kremlin: Putin dan Xi Bahas Formula Perdamaian di Ukraina

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 20 Maret 2023, 20:15 WIB
PRESIDEN Vladimir Putin akan membahas proposal perdamaian di Ukraina saat menerima kunjungan Presiden Tiongkok Xi...
AFP/JACK TAYLOR

Perdana Menteri Thailand Bubarkan Parlemen

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 20 Maret 2023, 19:55 WIB
PERDANA Menteri Thailand Prayut Chan-O-Cha membubarkan parlemen pada Senin (20/3). Keputusan itu menandai pelaksanaan pemilihan umum pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya