Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Luar Negeri Tiongkok, Qin Gang, menyalahkan Amerika Serikat (AS) atas meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing. Mereka menegaskan jika AS tidak mengubah arahnya, maka akan terjadi konflik tinggi dan konfrontasi.
Qin Gang menilai, AS telah melakukan penindasan dan pengekangan terhadap Tiongkok daripada persaingan yang adil atau berdasarkan aturan.
"Persepsi dan pandangan Amerika Serikat terhadap Tiongkok sangat keliru," kata Qin Gang kepada para wartawan dalam sebuah konferensi pers di Beijing di sela-sela pertemuan parlemen tahunan, seperti dilansir dari AFP, Selasa, (7/3).
Baca juga: Tiongkok Tambah Anggaran Militer Rp3.437 Triliun
Dikatakan Qin Gang, Amerika Serikat menganggap Tiongkok sebagai saingan utamanya dan tantangan geopolitik yang paling besar.
"Amerika Serikat berbicara banyak tentang mengikuti aturan, tetapi bayangkan dua atlet yang bersaing dalam perlombaan Olimpiade,” tegasnya.
Seperyi diketahui, Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka membangun pagar pembatas untuk hubungan dengan Tiongkok dan tidak mencari konflik. Namun, dalam praktiknya pihak Amerika Serikat mengatakan Tiongkok tidak seharusnya merespons dengan kata-kata atau tindakan ketika difitnah atau diserang.
Baca juga: Amerika Serikat Akan Terbitkan RUU Larangan TikTok Pekan Ini
"Jika Amerika Serikat tidak menginjak rem, dan terus melaju di jalur yang salah, tidak ada pagar pembatas yang dapat mencegah tergelincirnya, yang akan menjadi konflik dan konfrontasi, dan siapa yang akan menanggung akibat buruknya," ujar Qin Gang.
Hubungan antara kedua negara adidaya ini telah tegang selama bertahun-tahun karena sejumlah isu termasuk Taiwan, perdagangan dan Ukraina. Namun memburuk setelah kontroversi yang melibatkan balon udara yang menurut AS merupakan alat mata-mata Tiongkok dan ditembak jatuh bulan lalu.
"Jika Amerika Serikat berambisi untuk menjadikan dirinya besar kembali, mereka juga harus memiliki pemikiran yang luas untuk pengembangan negara-negara lain. Pengekangan dan penindasan tidak akan membuat Amerika menjadi besar. Itu tidak akan menghentikan peremajaan Tiongkok,” kata Qin Gang.
(AFP/Z-9)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
PERDANA Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengatakan di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos bahwa Dewan Perdamaian Gaza menawarkan jalan keluar.
ANGKATAN Bersenjata Kanada membuat model untuk mempersiapkan kemungkinan invasi Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump mengatakan ingin mencaplok wilayahnya.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Amerika Serikat mewajibkan calon tentara setidaknya memiliki kartu izin tinggal permanen (Green Card) atau telah menjadi warga negara AS (US Citizen).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Andini merupakan perempuan kelahiran Indonesia yang memutuskan untuk meniti karier di Amerika Serikat.
Sekjen NATO Mark Rutte mengklarifikasi bahwa pertemuannya dengan Donald Trump fokus pada keamanan Arktik, bukan pengalihan kedaulatan Greenland.
Perdana Menteri Store menegaskan bahwa pemerintah Norwegia tidak memiliki kewenangan dalam penentuan penerima Hadiah Nobel Perdamaian.
Donald Trump mengklaim telah menghentikan 8 perang besar demi gelar Nobel Perdamaian. Benarkah?
Hari ke-1425 perang Rusia-Ukraina: Korban jiwa jatuh di Kharkiv & Kherson. Negosiasi keamanan digelar di Miami, sementara isu Greenland picu keretakan AS-Eropa yang untungkan posisi Rusia.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berada di garis depan diplomasi dalam memperjuangkan terwujudnya Palestina yang damai dan merdeka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved