Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
TIONGKOK dan Filipina mengklaim telah sepakat untuk membentuk tim khusus membahas Laut China Selatan (LCS). Kedua negara juga sepakat menangani perselisihan jalur pelayaran.
Kesepakatan itu hasil dari pertemuan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Junior dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing, Kamis (5/1). Beijing dan Manila telah lama berselisih sejak 2016 hingga maju ke meja pengadilan arbitrase memperebutkan batas wilayah di LCS.
Sejak saat itu, Manila terus menyuarakan keprihatinan atas laporan aktivitas konstruksi Tiongkok di pulau-pulau di LCS. Xi dan Marcos menyampaikan pernyataan bersama tentang hasil kesepakatan LCS.
"Pertukaran pandangan yang mendalam dan jujur ????tentang situasi di LCS dan menekankan bahwa masalah maritim tidak mencakup keseluruhan hubungan antara kedua negara," ungkap keduanya.
Kedua pemimpin juga menyepakati penyelesaian isu ini dengan mengutamakan jalur diplomasi. Kedua negara menegaskan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas serta kebebasan navigasi dan penerbangan di LCS.
Perjalanan tiga hari Marcos ke Beijing, kunjungan resmi pertamanya ke Tiongkok sebagai presiden. Dia menjadi pemimpin asing pertama yang dijamu oleh Tiongkok pada 2023.
"Pertemuan ini juga berbicara banyak tentang hubungan dekat antara kedua negara," kata Xi kepada Marcos.
Marcos mengatakan kedua belah pihak membahas cara yang kemungkinan dapat memicu kesalahpahaman. Marcos juga menyampaikan kepada Xi tentang nelayan Filipina sering dijegal penjaga pantai Tiongkok.
“Presiden (Xi) berjanji akan menemukan kompromi dan menemukan solusi yang bermanfaat agar nelayan kami dapat menangkap ikan lagi di daerah penangkapan ikan alami mereka,” katanya. (OL-8)
Tiongkok melarang ekspor barang dwiguna ke 20 entitas pertahanan Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries.
Ledakan toko petasan di Xiangyang, Hubei, Tiongkok, tewaskan 12 orang di tengah perayaan Imlek. Insiden ini picu kembali debat larangan kembang api akibat isu keamanan.
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
TIONGKOK bersiap mengoperasikan robot humanoid untuk membantu patroli di pos perbatasan utama dengan Vietnam,
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved