Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai data kasus covid-19 Tiongkok tidak akurat. Dampaknya dapat menimbulkan bencana dari virus ini di dalam dan luar negara itu.
Itu disampaikan WHO menjelang pertemuan dengan tim kesehatan Tiongkok yang akan menjelaskan penanganan covid-19. WHO menyebutkan informasi yang disuguhkan saat ini tidak merepresentasikan kondisi nyata di Tiongkok.
Pada Selasa (3/1), para ilmuwan kesehatan Tiongkok mempresentasikan data kepada kelompok penasihat teknis WHO yang menunjukkan tidak ada varian baru virus tersebut. Tapi tidak memuaskan para petinggi WHO.
"Kami percaya angka saat ini yang diterbitkan dari Tiongkok kurang mewakili dampak sebenarnya dari penyakit ini dalam hal penerimaan rumah sakit, dalam hal penerimaan ICU, terutama dalam hal kematian," kata Direktur Kedaruratan WHO Mike Ryan.
Dia mengatakan data yang disuguhkan perwakilan Tiongkok banyak yang ditutupi. Misalnya mengenai jumlah pasien covid-19 yang dirawat, meninggal dan tidak bergejala. "Kami belum memiliki data yang lengkap," tegas Ryan. (AFP/OL-12)
Ledakan toko petasan di Xiangyang, Hubei, Tiongkok, tewaskan 12 orang di tengah perayaan Imlek. Insiden ini picu kembali debat larangan kembang api akibat isu keamanan.
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
TIONGKOK bersiap mengoperasikan robot humanoid untuk membantu patroli di pos perbatasan utama dengan Vietnam,
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved