Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG manajer toko melepaskan tembakan di supermarket Walmart di Virginia, Amerika Serikat (AS). Aksi keji tersebut menewaskan 10 orang berikut sang pelaku.
Polisi mengatakan bahwa serangan itu terjadi pada Selasa (22/11) pukul 22.12 waktu setempat. Juru bicara kepolisian Virginia Leo Kosinski mengatakan penembakan itu diyakini terjadi di dalam toko dan tersangka terdiri dari satu orang.
Adapun pihak Walmart mengaku terkejut dengan peristiwa tragis tersebut. Serta, berjanji akan bekerja sama dengan penegak hukum. Seorang senator Demokrat untuk negara bagian Virginia merasa kesal dengan laporan tentang penembakan massal.
Baca juga: Empat Polisi AS Didakwa Bunuh Breonna Taylor
Sementara itu, senator negara bagian Virginia, Louise Lucas, menambahkan bahwa dirinya benar-benar kecewa dengan peristiwa tersebut.
"Saya tidak akan beristirahat sampai kita menemukan solusi untuk mengakhiri epidemi kekerasan senjata di negara kita," jelasnya.
Serangan terjadi hanya beberapa hari setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke klub malam LGBT di Colorado, AS. Insiden ini menewaskan lima orang dan melukai 17 lainnya. Pada 2019, penembakan massal di Walmart di El Paso, Texas, menewaskan 23 orang.(BBC/OL-11)
Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi tegaskan tidak butuh gencatan senjata dan siap hadapi invasi darat AS.
Pada Jumat (27/2) belum ada permintaan resmi yang bisa dijadikan dasar pengambilan keputusan.
Dubes Iran di Jakarta tegaskan Ali Khamenei telah memfatwakan nuklir itu haram. Ia menyebut tuduhan senjata nuklir hanyalah dalih AS-Israel untuk melakukan pembunuhan.
Iran tunjuk badan pemerintahan sementara beranggotakan 3 orang pasca wafatnya Ali Khamenei. Di saat bersamaan, AS siapkan operasi militer 100 hari ke Teheran.
Amerika Serikat pertimbangkan operasi militer hingga 100 hari terhadap Iran. Pentagon tambah personel intelijen di tengah eskalasi konflik yang meluas.
Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa setiap proses perundingan dengan Amerika Serikat berakhir dengan pelanggaran kesepakatan atau bahkan serangan militer terhadap Iran.
Konsumen yang baru-baru ini membeli udang beku di Walmart dengan deskripsi sesuai peringatan FDA diminta untuk membuang produk tersebut dan tidak mengonsumsinya.
SAAT ini, raksasa ritel Amerika Serikat (AS) menjadi perusahaan terbesar berdasarkan pendapatan secara global berkat jangkauan internasional mereka dan kekuatan konsumen Amerika.
Pemegang saham AS diharapkan mengendalikan 53% TikTok Global, sementara investor Tiongkok akan memegang 36%.
Rencana tersebut diungkapkan selang beberapa jam setelah CEO TikTok, Kevin Mayer, mundur.
Walmart mengatakan masker sangat penting dan menjadi kewajiban untuk digunakan di dalam toko mereka mulai 20 Juli mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved