Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Pewaris tahta kerajaan Britania Raya, Raja Charles yang ditinggalkan wafat ibundanya Ratu Elizabeth pada Kamis (8/9) kembali terlihat kesal saat upacara kerajaan. Ia kehilangan kesabaran karena pena yang digunakan untuk penandatanganan dokumen resmi bocor saat upacara di Irlandia Utara.
"Ya Tuhan aku benci (pena) ini," kata Raja Charles sambil berdiri dan menyerahkan pena itu kepada istrinya, Permaisuri Camilla.
Camilla yang menerimanya mengatakan tinta berada di mana-mana di tangannya. Sementara Raja Charles mengaku tidak dapat menahan amarah karena tinta mengotori kedua tangannya.
"Saya tidak tahan dengan hal ini," sambungnya.
Raja Charles juga salah menuliskan tanggal dalam tandatangan tersebut. Ajudannya mengatakan, seharusnya tanggal 13 bukan 12 September.
Ini adalah kedua kalinya dalam beberapa hari terakhir dia frustrasi ketika menandatangani dokumen. Sebelumnya dia marah karena tempat pena menghalanginya untuk prosesi penandatanganan. (ABC News/OL-12)
Inggris memimpin pembicaraan dengan 40 negara untuk membuka kembali Selat Hormuz di tengah blokade Iran dan sikap lepas tangan Donald Trump.
PM Inggris Keir Starmer kumpulkan 35 negara bahas solusi diplomatik dan militer untuk buka blokade Selat Hormuz yang hambat 1.000 kapal.
Laga Inggris vs Jepang di Wembley berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Samurai Biru. Hajime Moriyasu menegaskan hasil ini hanyalah uji coba jelang Piala Dunia 2026.
Pemerintah Inggris investasi £100 juta buka kembali pabrik CO2 di Teesside. Langkah darurat ini diambil guna menjaga pasokan pangan di tengah konflik Iran.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Wabah meningitis MenB di Inggris terkait klaster kampus. Kenali gejala awal, cara penularan, dan langkah pencegahannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved