Sabtu 03 September 2022, 18:37 WIB

Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Chengdu Berlakukan Lockdown

Joan Imanuella Hanna Pangemanan | Internasional
Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Chengdu Berlakukan Lockdown

AFP
Petugas membatasi pergerakan warga Chengdu, Tiongkok, saat pemberlakuan lockdown di kota itu akibat peningkatan kasus covid-19, Kamis (1/9).

 

SEBUAH kota di Tiongkok dengan populasi sebanyak kurang lebih 21 juta orang berada dalam kondisi lockdown pada Kamis (1/9). Kota itu ialah Chengdu.

Warga Chengdu diminta tetap tinggal di rumah tanpa terkecuali. Satu orang dapat keluar untuk membeli bahan makanan dan keperluan lainnya dengan syarat yakni dites negatif 24 jam sebelumnya.

Pemerintah berpesan agar warga tidak meninggalkan kota kecuali 'benar-benar diperlukan'.

Menurut Johns Hopkins University Center for Systems Science and Engineering (JHU CSSE), ada sekitar 137 kasus baru sampai dengan berita ini diturunkan. Pada 25-31 Agustus 2022, telah tercatat sebanyak 766 kasus yang terkonfirmasi covid-19.


Baca juga: Banjir Meluas, 2.000 Warga Pakistan Dievakuasi


Setidaknya ada 87 kasus positif baru di Shenzhen pada Jumat (2/9) yang 50 di antaranya dengan gejala, sementara 37 sisanya tidak bergejala. Kemudian di Guangzhou tercatat ada 5 kasus positif pada Jumat. Dua dari 5 kasus tersebut mempunyai gejala, 2 tidak bergejala, 1 sebelumnya tidak bergejala namun akhirnya menunjukkan gejala.

Kemudian Foshan, Dongguan, dan Jieyang masing-masing mempunyai 1 kasus positif baru. Kasus positif di Foshan bergejala, sementara kasus positif di Dongguan dan Jieyang tidak bergejala.

Daerah-daerah lain seperti Futian, Luoho, Bao'han, dan Nanshan berada dalam lockdown sebagian.

Lockdown kali ini kembali membuat warga melakukan panic buying. Banyak foto dan video telah beredar di dunia maya saat mereka merebutkan bahan-bahan pokok untuk disimpan dan digunakan selama lockdown berlangsung.

Disebabkan kasus yang semakin hari semakin meningkat, pemerintah menyarankan agar masyarakat divaksin booster. Agar masyarakat di Shanghai dapat beraktivitas dengan normal, ia harus dinyatakan negatif pada hasil tes PCR yang diambil 72 jam terakhir. (OL-16)

Baca Juga

AFP

Putin Tahan 2.000 Orang Penentang Mobilisasi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 26 September 2022, 23:51 WIB
Selain ditolak rakyatnya, kebijakan Putin mobilisasi tidak direstui sejumlah...
AFP/Karim JAAFAR

Cendekiawan Yusuf Al Qaradawi Wafat Dalam Usia 96 Tahun

👤Widhroso 🕔Senin 26 September 2022, 22:20 WIB
CENDEKIAWAN Muslim berpengaruh di dunia, Sheikh Yusuf Al Qaradawi wafat dalam usia 96 tahun, Senin...
AFP

PM Spanyol Pedro Sanchez Terpapar Covid-19

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 26 September 2022, 17:08 WIB
Meski tengah terpapar covid-19, Pedro menyatakan dirinya tetap menjalankan tugas negara pada masa pemulihan. Pihaknya pun mendorong...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya