Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN mengatakan pada Senin (27/6) bahwa pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat akan dilanjutkan minggu ini di negara Teluk. Ini sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015.
Negosiasi akan terpisah dari pembicaraan yang lebih luas di Wina antara Iran dan negara-negara besar yang dimediasi oleh Uni Eropa. Ini disebutkan diplomat top blok Joseph Borrell, Sabtu (25/6), di Teheran.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan pembicaraan akan fokus pada pencabutan sanksi yang dijatuhkan oleh Washington terhadap Teheran dan diadakan di negara Teluk Persia dalam beberapa hari mendatang atau akhir pekan ini.
Kesepakatan nuklir penting itu digantung sejak 2018, ketika presiden AS saat itu Donald Trump secara sepihak menarik diri darinya dan mulai menjatuhkan sanksi ekonomi yang keras pada musuh bebuyutan Amerika. Pemerintahan Presiden AS Joe Biden berusaha untuk kembali ke kesepakatan karena itu akan menjadi jalan terbaik ke depan dengan republik Islam itu.
"Yang akan kami lakukan dalam beberapa hari mendatang tidak menyangkut dimensi nuklir tetapi perbedaan yang ada (dan) pencabutan sanksi," kata Khatibzadeh. "Saya berharap kita akan melihat hasil positif dari pembicaraan ini," katanya kepada wartawan.
Baca juga: Pembicaraan Nuklir Iran Segera Dilanjutkan setelah Buntu Berbulan-bulan
"Jika Washington datang dengan jawaban, kita dapat melakukan pekerjaan dengan cepat. Bola ada di tangan Washington."
Pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir dimulai di Wina pada April tahun lalu tetapi menemui hambatan pada Maret tahun ini di tengah perbedaan antara Teheran dan Washington, terutama atas permintaan Iran agar Korps Pengawal Revolusi Islamnya dihapus dari daftar teror AS. Selama pembicaraan Wina, Iran juga berulang kali menyerukan jaminan AS bahwa tidak akan ada pengulangan penarikan Trump.
Baik Borrell maupun Khatibzadeh tidak mengidentifikasi negara yang akan menjadi tuan rumah diskusi tersebut. Kesepakatan 2015 yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama disepakati setelah kontak awal antara Iran dan Amerika Serikat di kesultanan Teluk, Oman, yang telah lama menjaga hubungan baik dengan kedua negara. (AFP/OL-14)
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Kremlin sebut Uni Eropa inkompeten dan tolak dialog dengan Kaja Kallas terkait perang Ukraina. Moskow pilih jalur komunikasi langsung dengan AS tanpa melibatkan UE.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved