Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Jerman, Inggris dan Prancis pada Kamis (9/6) mendesak Iran untuk menghentikan eskalasi nuklirnya. Ketiga negara juga meminta Iran segera menyimpulkan kesepakatan untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir 2015.
"Ada kesepakatan yang layak di atas meja sejak Maret," kata mereka dalam sebuah pernyataan bersama.
“Kami menyesal bahwa Iran belum mengambil kesempatan diplomatik untuk menyelesaikan kesepakatan. Kami mendesaknya untuk melakukannya sekarang.”
Secara resmi pernjanjian itu dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), kesepakatan yang dibuat 2015 itu memberi Iran keringanan sanksi ekonomi dengan syarat pembatasan aktivitas nuklir.
Tetapi pada 2018 saat Presiden Amerika Serikat dijabat Donald Trump secara sepihak menarik diri dari pakta tersebut dan menerapkan kembali sanksi yang mendorong Iran untuk mulai membatalkan komitmennya.
Pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan dimulai pada April tahun lalu, tetapi terhenti sejak Maret. Badan pengawas energi atom PBB mengatakan Iran melepas 27 kamera pengintai di fasilitas nuklirnya, memperingatkan ini bisa menjadi pukulan fatal bagi negosiasi.
"Tindakan ini hanya memperburuk situasi dan memperumit upaya kami untuk mengembalikan implementasi penuh JCPOA," kata pernyataan bersama itu.
"Kami mendesak Iran untuk menghentikan eskalasi nuklirnya, dan segera menyimpulkan kesepakatan yang saat ini ada di atas meja untuk memulihkan JCPOA, sementara ini masih mungkin." (France24/OL-12)
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
EKOSISTEM aset digital Iran melampaui angka US$7,78 miliar atau sekitar Rp132 triliun pada 2025. Ini tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
DI tengah rezim Iran yang semakin terdesak, menghadapi tekanan luar biasa baik dari dalam maupun luar negeri, mata uang kripto muncul sebagai alternatif keuangan bagi banyak warganya.
UNTUK kesekian kalinya, Republik Islam Iran tidak ciut nyali menghadapi gertakan negara-negara Barat, terutama Amerika.
Presiden AS Donald Trump menolak memberikan kepastian terkait langkah militer terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved