Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Bentrokan Baru Antara Israel dan Palestina Guncang Tepi Barat

Nur AivanniĀ 
12/4/2022 16:40
Bentrokan Baru Antara Israel dan Palestina Guncang Tepi Barat
Pasukan Israel berjaga ketika wanita Palestina bereaksi terhadap pembongkaran rumah mereka di Area C Tepi Barat.(AFP)

BENTROKAN baru antara tentara Israel dan militan Palestina mengguncang Kota Jenin, Tepi Barat, pada Selasa ketika seorang warga Palestina menikam seorang petugas polisi di Israel sebelum ditembak mati.

Pasukan Israel melancarkan operasi hari keempat di sekitar Jenin setelah seorang penyerang dari distrik itu menembak dan membunuh tiga orang di sebuah bar Tel Aviv pekan lalu.

Baca juga: Badai Megi Tewaskan 27 Orang di Filipina

Perdana Menteri Naftali Bennett semalam mengunjungi bar yang dibuka kembali itu yang merupakan tempat pembantaian berdarah pada Kamis, yang memicu perburuan sepanjang malam sebelum penembak tewas dalam baku tembak.

"Kami tidak akan membiarkan musuh menghentikan hidup kami," kata Bennett bersumpah. 

Penduduk Jenin mengatakan kepada AFP pada Selasa bahwa pertempuran baru telah pecah setelah beberapa pertempuran senjata dalam beberapa hari terakhir.

Kantor berita resmi Palestina Wafa mengatakan bentrokan meletus antara pemuda Palestina dan tentara Israel yang menembakkan peluru tajam, granat kejut dan gas air mata ke arah mereka.

Pasukan Israel, tambahnya, telah menangkap empat orang dari Jenin dan desa terdekat al-Yamoun.

Namun, tentara Israel tidak segera menanggapi pertanyaan AFP tentang operasi tersebut.

Insiden kekerasan terbaru di Israel terjadi pada Selasa di kota pelabuhan Mediterania Ashkelon, di mana polisi mengatakan seorang petugas sedang memeriksa seseorang yang menimbulkan kecurigaannya ketika penyerang mengeluarkan pisau dan menyerang petugas.

Petugas itu, kata polisi, merespons dengan cepat, menembak dan membunuh tersangka, yang kematiannya diumumkan di lokasi. Petugas itu dirawat di rumah sakit dengan luka ringan akibat serangan menggunakan pisau dapur.

Penyerang, terang polisi, berusia 40-an dan berasal dari kota titik nyala Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Ashkelon mengatakan pihaknya mengerahkan polisi tambahan dengan sepeda motor untuk berpatroli di sekolah dan area komersial.

Pasukan dan polisi Israel telah meningkatkan operasi di tengah gelombang kekerasan yang meningkat selama tiga minggu terakhir. (AFP/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya