Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengklarifikasi pernyataannya soal Presiden Rusia Vladimir Putin tidak boleh terus berkuasa.
Pernyataan itu keluar saat Biden berada di Polandia, menemui pemimpin Eropa untuk membahas kondisi di Ukraina. AS akan memberikan $6,9 miliar untuk membantu Ukraina memerangi agresi Rusia.
Baca juga: Merasa Tidak Sehat, Presiden Brasil Dirawat di Rumah Sakit
"Saya mengungkapkan kemarahan saya. Dia seharusnya tidak tetap berkuasa. Sama seperti, Anda tahu, orang jahat tidak boleh terus melakukan hal-hal buruk. Tapi itu tidak berarti kami memiliki kebijakan mendasar untuk melakukan apa pun untuk menjatuhkan Putin. dengan cara apa pun," kata Biden.
Menurut Biden, pernyataannya tidak untuk ditanggapi oleh pihak mana pun, terlebih Putin. Sebab sikapnya itu keluar dari sisi kemanusiaannya yang didasarkan pada fakta di Ukraina.
“Mengingat perilakunya, orang harus mengerti bahwa dia akan melakukan apa yang dia pikir harus dia lakukan, titik. Dia tidak terpengaruh oleh orang lain termasuk, sayangnya, penasihatnya sendiri. Ini adalah pria yang mengikuti irama drummer-nya sendiri. Dan gagasan bahwa dia akan melakukan sesuatu yang keterlaluan karena saya memanggilnya apa adanya dan apa yang dia lakukan, saya pikir itu tidak rasional," kata Biden.
Biden mengatakan dirinya siap berbicara dengan Putin untuk mencari solusi bagi Ukraina. Menurut dia sikapnya soal Ukraina sama dengan rakyat biasa dan dunia yakni enggan melihat kesengsaraan.
Baca juga: Jatuh Sakit, Abramovich Diduga Diracun Putin
"Soal ungkapan saya terhadap Putin ditujukan kepada orang-orang Rusia juga seluruh dunia. Ini hanya menyatakan fakta sederhana bahwa jenis ini perilaku itu benar-benar tidak dapat diterima. Sama sekali tidak dapat diterima," katanya.
Ia menjelaskan sulit bagi siapa pun mempercayai perkataannya soal penjatuhan Putin. Dengan demikian tidak perlu ungkapannya terdahulu itu dijadikan persoalan serius.
"Tidak ada yang percaya kita akan menjatuhkan, saya berbicara akan pergi - tentang menjatuhkan Putin. Tidak ada yang percaya itu."
Sementara itu Menteri Luar Negeri Antony Blinken menjelaskan pernyataan Biden murni untuk menyadarkan Putin supaya mengakhiri invasinya di Ukraina. Tanpa AS, Putin akan jatuh sendiri seandainya terus melakukan pelanggaran kemanusiaan.
"Presiden Putin tidak dapat diberdayakan untuk berperang atau terlibat dalam agresi terhadap Ukraina atau siapa pun," kata Blinken.
"Seperti yang Anda dengar kami katakan berulang kali, kami tidak memiliki strategi perubahan rezim di Rusia atau di mana pun, dalam hal ini. Dalam hal ini, seperti dalam kasus apa pun, terserah orang-orang di negara yang bersangkutan. Sampai ke orang-orang Rusia."
Baca juga: 5.000 Orang Tewas di Kota Mariupol Ukraina
Sebelumnya, Biden berniat menggulingkan Putin karena melakukan invasi ke Ukraina. Sontak komentar itu disikapi serius oleh Rusia dan opisisinya di parlemen AS sehingga menuntut Biden meralat pernyataannya. (ABCNews/Cah/A-3)
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
PERDANA Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengatakan di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos bahwa Dewan Perdamaian Gaza menawarkan jalan keluar.
ANGKATAN Bersenjata Kanada membuat model untuk mempersiapkan kemungkinan invasi Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump mengatakan ingin mencaplok wilayahnya.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Amerika Serikat mewajibkan calon tentara setidaknya memiliki kartu izin tinggal permanen (Green Card) atau telah menjadi warga negara AS (US Citizen).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Andini merupakan perempuan kelahiran Indonesia yang memutuskan untuk meniti karier di Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved