Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KIEV mendesak Barat untuk tetap waspada dan tegas dalam pembicaraannya dengan Rusia.
Sementara itu, Presiden AS Joe Biden mengumumkan pengerahan pasukan kecil ke Eropa timur di tengah kekhawatiran Moskow dapat menyerang Ukraina.
Pejabat tinggi pertahanan Washington pada hari Jumat (28/1) memperingatkan bahwa Kremlin telah mengerahkan cukup banyak pasukan dan perangkat militer di wilayah perbatasan yang mengancam seluruh Ukraina.
Namun AS dan Uni Eropa menyerukan upaya diplomatik lebih lanjut untuk mencegah konflik antara Ukraina dan Rusia yang mengerikan.
Para pemimpin Barat mendesak untuk meredakan krisis dengan meminta Presiden Rusia, Vladimir Putin melakukan diaolog.
Barat tetap melakukan tekanan Rusia dengan berjanji akan memberikan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya jika Rusia masih mengirim pasukannya.
Baca juga: AS Minta Warganya untuk Segera Tinggalkan Ukraina
Pada saat bersamaan, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, pada Jumat (28/1) mendesak mitra Barat-nya untuk menghindari kepanikan atas pengerahan pasukan besar-besaran Rusia di wilayah perbatasan Ukraina-Rusia.
Sejauh ini, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Prancis Emmanuel Macron telah bersepakat tentang perlunya deeskalasi ketegangan.
Menurut ajudan Macron, Putin mengatakan kepada pemimpin Prancis itu dalam telepon yang berlangsung lebih dari satu jam bahwa dia tidak memiliki rencana ofensif dan invansi ke Ukraina.
Di Washington, Biden mengatakan dia akan segera mengirim sejumlah kecil pasukan AS untuk mendukung kehadiran NATO di Eropa timur karena ketegangan tetap meningkat antara Ukraina dan Rusia.
Prancis mengatakan pada Sabtu (29/1) bahwa pihaknya berencana untuk mengirim ratusan tentara ke Rumania, sekutu NATO, sebagai bagian dari penempatan yang pertama kali digembar-gemborkan oleh Macron awal bulan ini.
Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, Sabtu (29/1), mengeluarkan seruan kepada barat untuk tetap waspada dan tegas saat kontak dengan pihak Rusia dalam percakapan dengan mitranya dari Prancis, Jean-Yves Le Drian.
“Pembicaraan tersebut menggarisbawahi perlunya menahan diri dari langkah-langkah yang dapat memicu kecemasan di masyarakat Ukraina dan merusak stabilitas keuangan negara pasca-Soviet,” kata sebuah pernyataan Ukraina. (Aiw/The Guardian/OL-09)
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Macron dan Uni Eropa bersatu di Davos melawan ambisi Trump atas Greenland. Ketegangan meningkat seiring ancaman tarif dan retorika keras yang mengancam NATO.
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan jajaran pemimpin Eropa mengecam keras ambisi Donald Trump menguasai Greenland.
Angkatan bersenjata Myanmar secara otomatis memperoleh seperempat kursi parlemen dan tetap memegang kendali atas sejumlah kementerian strategis.
Denmark menambah jumlah pasukan militer di Greenland menyusul ancaman tarif dari Donald Trump. NATO dan Uni Eropa tegaskan kedaulatan Denmark atas pulau tersebut.
ANCAMAN Donald Trump pada Sabtu (17/1) untuk mengenakan tarif pada delapan negara Eropa kecuali mereka mendukung rencananya untuk membeli Greenland mengejutkan banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved