Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KIEV mendesak Barat untuk tetap waspada dan tegas dalam pembicaraannya dengan Rusia.
Sementara itu, Presiden AS Joe Biden mengumumkan pengerahan pasukan kecil ke Eropa timur di tengah kekhawatiran Moskow dapat menyerang Ukraina.
Pejabat tinggi pertahanan Washington pada hari Jumat (28/1) memperingatkan bahwa Kremlin telah mengerahkan cukup banyak pasukan dan perangkat militer di wilayah perbatasan yang mengancam seluruh Ukraina.
Namun AS dan Uni Eropa menyerukan upaya diplomatik lebih lanjut untuk mencegah konflik antara Ukraina dan Rusia yang mengerikan.
Para pemimpin Barat mendesak untuk meredakan krisis dengan meminta Presiden Rusia, Vladimir Putin melakukan diaolog.
Barat tetap melakukan tekanan Rusia dengan berjanji akan memberikan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya jika Rusia masih mengirim pasukannya.
Baca juga: AS Minta Warganya untuk Segera Tinggalkan Ukraina
Pada saat bersamaan, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, pada Jumat (28/1) mendesak mitra Barat-nya untuk menghindari kepanikan atas pengerahan pasukan besar-besaran Rusia di wilayah perbatasan Ukraina-Rusia.
Sejauh ini, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Prancis Emmanuel Macron telah bersepakat tentang perlunya deeskalasi ketegangan.
Menurut ajudan Macron, Putin mengatakan kepada pemimpin Prancis itu dalam telepon yang berlangsung lebih dari satu jam bahwa dia tidak memiliki rencana ofensif dan invansi ke Ukraina.
Di Washington, Biden mengatakan dia akan segera mengirim sejumlah kecil pasukan AS untuk mendukung kehadiran NATO di Eropa timur karena ketegangan tetap meningkat antara Ukraina dan Rusia.
Prancis mengatakan pada Sabtu (29/1) bahwa pihaknya berencana untuk mengirim ratusan tentara ke Rumania, sekutu NATO, sebagai bagian dari penempatan yang pertama kali digembar-gemborkan oleh Macron awal bulan ini.
Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, Sabtu (29/1), mengeluarkan seruan kepada barat untuk tetap waspada dan tegas saat kontak dengan pihak Rusia dalam percakapan dengan mitranya dari Prancis, Jean-Yves Le Drian.
“Pembicaraan tersebut menggarisbawahi perlunya menahan diri dari langkah-langkah yang dapat memicu kecemasan di masyarakat Ukraina dan merusak stabilitas keuangan negara pasca-Soviet,” kata sebuah pernyataan Ukraina. (Aiw/The Guardian/OL-09)
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Serangan besar Rusia menghantam Kyiv dan Kharkiv, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 23 lainnya. Serangan drone dan rudal terjadi di tengah upaya diplomasi damai.
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Macron dan Uni Eropa bersatu di Davos melawan ambisi Trump atas Greenland. Ketegangan meningkat seiring ancaman tarif dan retorika keras yang mengancam NATO.
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan jajaran pemimpin Eropa mengecam keras ambisi Donald Trump menguasai Greenland.
Angkatan bersenjata Myanmar secara otomatis memperoleh seperempat kursi parlemen dan tetap memegang kendali atas sejumlah kementerian strategis.
Denmark menambah jumlah pasukan militer di Greenland menyusul ancaman tarif dari Donald Trump. NATO dan Uni Eropa tegaskan kedaulatan Denmark atas pulau tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved