Sabtu 01 Januari 2022, 10:15 WIB

Pesan Xi Jinping bagi Warga Tiongkok dalam Pidato Tahun Baru

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Pesan Xi Jinping bagi Warga Tiongkok dalam Pidato Tahun Baru

AFP PHOTO / WANG ZHAO Sumber: https://mediaindonesia.com/internasional/146944/xi-jinping-dinilai-antar-tiongkok-ke-risiko-besar.html
Presiden Tiongkok Xi Jinping.

 

PRESIDEN Tiongkok Xi Jinping menekankan pentingnya mempertahankan fokus strategis dan memperhatikan potensi risiko dalam visi jangka panjang Partai Komunis untuk mengubah Tiongkok menjadi kekuatan global, dalam pidato Tahun Baru 2022.

Xi pada tahun 2021 menyatakan bahwa Tiongkok telah mencapai tujuannya untuk membangun masyarakat yang cukup makmur, sebuah tonggak dalam perjalanannya untuk menjadi pemimpin global pada tahun 2049, peringatan 100 tahun berdirinya Republik Rakyat Tiongkok.

"Kita harus selalu menjaga perspektif jangka panjang, tetap memperhatikan potensi risiko, mempertahankan fokus dan tekad strategis, serta mencapai yang luas dan hebat sambil menangani hal-hal yang rumit dan kecil," kata Xi dalam pidato yang disiarkan televisi.

Tiongkok, tempat virus korona pertama kali diidentifikasi pada akhir 2019, telah menempatkan fokus pada pencapaiannya di masa lalu dan sekarang, termasuk dengan cepat mengendalikan covid-19 ketika ekonominya kehilangan tenaga setelah pulih dari kemerosotan pandemi dan ketika hubungan dengan Amerika Serikat merosot ke titik terendah baru.

Xi mengatakan penyatuan lengkap tanah air adalah aspirasi yang dimiliki oleh orang-orang di kedua sisi Selat Taiwan, mengacu pada Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri yang dianggapnya sebagai wilayah suci. “Saya sangat berharap bahwa semua putra dan putri bangsa Tiongkok akan bergabung untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi bangsa kita,” ujarnya.

Awal pekan ini, seorang pejabat Beijing memperingatkan bahwa Tiongkok akan mengambil langkah drastis jika Taiwan yang sangat demokratis bergerak menuju kemerdekaan formal.

Xi juga menekankan pentingnya stabilitas di bekas jajahan Inggris di Hong Kong dan bekas kantong Makau yang dikelola Portugis, yang masing-masing kembali ke Tiongkok pada 1997 dan 1999.

Di bawah kesepakatan serah terima, Hong Kong dijanjikan bahwa kebebasan individunya yang luas, termasuk kebebasan berbicara, akan dilindungi.

Tetapi para aktivis mengeluh bahwa kebebasan itu telah terkikis sejak Tiongkok mengesahkan undang-undang keamanan nasional baru pada tahun 2020 yang menghancurkan perbedaan pendapat di tengah protes jalanan pro-demokrasi dan anti-Tiongkok yang diwarnai kekerasan setahun sebelumnya.

Pejabat Tiongkok dan Hong Kong telah membela hukum yang diperlukan untuk memulihkan ketertiban.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Xi tidak berbicara tentang produk domestik bruto Tiongkok dalam pidatonya. (Straitstimes/OL-12)

Baca Juga

DOK.KEMENLU

Kemenlu Kembali Pulangkan 14 WNI Korban Penipuan dari Kamboja

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 21:45 WIB
Proses pemulangan tersebut merupakan tindak lanjut hasil pertemuan Menlu RI dengan Mendagri Kamboja dan Kepala Kepolisian Kamboja pekan...
AFP/Mohammed Abed.

Konflik Mematikan Palestina dan Israel sejak 2014

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 21:33 WIB
Menyusul gejolak pertempuran terburuk di Gaza sejak perang 11 hari tahun lalu, berikut ini tinjauan kembali pada konflik mematikan...
AFP/Mohammed Abed.

Israel Runtuhkan Rumah Warga Palestina Diduga Membunuh dengan Kapak

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 19:59 WIB
Israel menghancurkan rumah dua pemuda Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (8/8). Keduanya dicurigai melakukan serangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya