Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia tidak perlu menanggapi protes Tiongkok terkait pengeboran minyak dan gas di Natuna Utara.
Hal itu disampaikannya saat menanggapi adanya pemberitaan bahwa pemerintah Tiongkok melakukan protes terhadap pemerintah Indonesia dan meminta agar pengeboran minyak dan gas di rig lepas pantai di Natuna Utara tersebut dihentikan.
"Protes itu tidak perlu ditanggapi oleh pemerintah Indonesia. Justru pemerintah Indonesia melalui Bakamla perlu melakukan pengamanan agar terlaksananya pengeboran di rig lepas pantai oleh perusahaan," katanya kepada Media Indonesia, Minggu (5/12).
Disampaikannya, sikap Indonesia tersebut didasarkan pada empat alasan.
Pertama, Indonesia tidak pernah mengakui sembilan garis putus yang diklaim oleh Tiongkok di Laut China Selatan. Sementara, katanya, Tiongkok melakukan protes terhadap Indonesia atas dasar klaim sembilan garis putus tersebut.
Kedua, lanjutnya, Tiongkok selama ini mengklaim sembilan garis putus yang menjorok ke Indonesia terkait sumber daya alam sebagai 'traditional fishing ground'. Traditional fishing ground merujuk pada sumber daya laut yang berada di kolom laut, seperti ikan.
"Lalu mengapa Tiongkok protes terkait aktivitas pengeboran sumber daya alam yang berada di bawah dasar laut? Apakah Tiongkok dengan sembilan garis putus akan mengklaim sumber daya alam di dasar laut?" tanyanya.
Ketiga, sambungnya, dengan mengabaikan protes Tiongkok tersebut berarti Indonesia terus dan tetap konsisten tidak mengakui klaim Tiongkok atas sembilan garis putus.
"Terakhir, adalah tepat bagi Indonesia untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam di dasar laut tanpa menghiraukan protes Tiongkok. Hal itu karena Indonesia melaksanakan hak berdaulat atas Landas Kontinen Indonesia di Natuna Utara sesuai ketentuan Konvensi Hukum Laut PBB," terangnya. (Nur/OL-09)
Honor meluncurkan Honor 500 Pro Molly edisi ulang tahun ke-20 hasil kolaborasi dengan Pop Mart. Smartphone edisi terbatas ini hadir dengan desain eksklusif, kamera 200MP, dan baterai 8.000mAh.
SEBUAH ledakan hebat mengguncang pabrik baja di wilayah utara Tiongkok pada Minggu (18/1), menewaskan sedikitnya dua orang. Insiden tersebut juga menyebabkan puluhan orang terluka.
Ledakan besar terjadi di pabrik baja Baogang United Steel, Mongolia Dalam, Tiongkok. Dua orang tewas, 84 luka-luka, dan 5 orang masih dinyatakan hilang.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Xi Jinping umumkan kemitraan strategis baru. Upaya Kanada kurangi ketergantungan pada AS di tengah perang tarif Trump.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Founder sekaligus Pemimpin Umum Suratkabar Kampus UI Salemba, Antony Z Abidin, menekankan pentingnya warisan nilai profesionalisme dan etika jurnalistik.
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Universitas Indonesia bersama Universitas Sumatera Utara memberikan layanan kesehatan dan pendampingan psikososial bagi penyintas banjir bandang di Sumatra Utara
Salah satu terobosan dalam program ini adalah penempatan unit filter air bersih dan fasilitas internet di Puskesmas Batipuh Selatan.
Kegiatan ini bertujuan membekali relawan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar Psychological First Aid sebagai respons awal dalam situasi krisis dan bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved