Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
LIOR Yavne, direktur eksekutif organisasi Israel Akevot, yang menggunakan arsip untuk mempromosikan hak asasi manusia, mengatakan sebelum dipaksa mundur, pemerintah Israel bermaksud menjadikan Jalur Gaza sebagai bagian integral dari Israel.
"Israel mendeklarasikan wilayah di Jalur Gaza sebagai zona militer untuk tujuan membangun permukiman," katanya. Itu sejalan dengan perkembangan permukiman di Tepi Barat yang diduduki, sekarang menjadi rumah bagi sekitar 475.000 orang Yahudi.
Sejarawan Universitas Tel Aviv, Eyal Zisser, mengatakan Ben-Gurion dan pejabat Israel lain telah membuat berbagai komentar tentang penyaplokan Gaza, Palestina, ke Israel. Akan tetapi niat mereka tidak pasti dan bergantung pada banyak faktor, terutama tindakan Washington.
Baca juga: Mengenang Pendudukan Pertama Israel di Gaza 3 November 1956
"Jelas posisi beberapa (pada 1956) adalah 'jika Amerika mengizinkan saya, saya akan tinggal di sini (di Gaza)'," katanya.
Yavne mencatat era tersebut menandai awal Israel menentang hukum internasional tentang pendudukan.
Shabtai Rosene, penasihat hukum kementerian luar negeri saat itu, turun tangan setelah membaca rancangan proklamasi yang dia anggap bisa menjadi aneksasi ilegal Gaza. Rosene mencatat bahwa di bawah undang-undang domestik, menteri pertahanan memiliki wewenang untuk menyatakan (Gaza) sebagai tunduk pada hukum Israel.
Baca juga: Nasionalisasi Suez Dorong Israel Ingin Kuasai Gaza
Namun, dia memperingatkan, negara-negara lain mungkin menyimpulkan pencaplokan Israel atas Gaza bertentangan dengan hukum internasional. Kementerian pertahanan mundur, lantas Israel akan secara sepihak mencaplok Yerusalem timur dan Dataran Tinggi Golan setelah perang 1967. Langkah ini pun oleh sebagian besar ditolak oleh komunitas internasional. (AFP/OL-14)
Iran luncurkan rudal ke pangkalan AS di Bahrain, Irak, Kuwait, Qatar, Suriah, dan UEA. PBB peringatkan risiko konflik regional yang lebih luas. Cek faktanya.
Eskalasi besar di Timur Tengah! Ledakan rudal hantam Qatar, UEA, Bahrain, hingga Irak menyusul serangan AS-Israel ke Iran. Simak update korban dan dampak pangkalan militer.
Operasi militer yang menargetkan infrastruktur rudal hingga kediaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tersebut langsung memicu balasan dari Teheran.
Tidak hanya di ibu kota, kantor berita Fars melaporkan rentetan ledakan juga terdengar di sejumlah titik strategis seperti Isfahan, Qom, Karaj, hingga Kermanshah.
Bahrain bunyikan sirene serangan udara dan batasi akses jalan usai ledakan terdengar. Israel nyatakan status darurat nasional setelah luncurkan serangan ke Iran.
Tujuh roket hantam Teheran, menyasar kediaman Ayatollah Khamenei dan Istana Presiden Iran. Simak kondisi Presiden Masoud Pezeshkian dan dampak serangan Israel ini.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Pasukan Indonesia akan dikerahkan ke Jalur Gaza mulai April 2026 sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional. Simak detail penempatannya di sini.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Menlu Sugiono tegaskan komitmen RI di Markas PBB New York. Dukung gencatan senjata Gaza & pastikan hak Palestina terjaga di Board of Peace (BoP).
Amerika Serikat akan mengalokasikan dana sebesar US$10 miliar untuk mendukung upaya rekonstruksi di Jalur Gaza melalui mekanisme Dewan Perdamaian.
Kepala UNDP Alexander De Croo memperingatkan pembersihan 61 juta ton reruntuhan Gaza butuh 7 tahun. Sekitar 90% warga hidup di kondisi ekstrem dan berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved