Selasa 26 Oktober 2021, 09:56 WIB

Blue Origin akan Bangun Stasiun Luar Angkasa Sendiri

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Blue Origin akan Bangun Stasiun Luar Angkasa Sendiri

AFP/Handout / BLUE ORIGIN
Gambar ilustrasi Orbital Reef, stasiun luar angkasa milik Blue Origin.

 

BLUE Origin milik Jeff Bezos mengumumkan akan meluncurkan stasiun luar angkasa bernama Orbital Reef, yang dapat menampung hingga 10 orang pada paruh kedua dekade ini.

Orbital Reef, yang dijelaskan sebagai taman bisnis serba guna di ruang angkasa yang akan mendukung penelitian dan manufaktur gayaberat mikro, adalah usaha patungan dengan perusahaan ruang angkasa komersial Sierra Space serta mendapat dukungan dari Boeing dan Arizona State University.

"Selama lebih dari 60 tahun, NASA dan badan antariksa lainnya telah mengembangkan penerbangan ruang angkasa orbital dan tempat tinggal luar angkasa, menyiapkan kami untuk bisnis komersial untuk lepas landas dalam dekade ini," kata eksekutif Blue Origin Brent Sherwood, Senin (25/10).

Baca juga: Facebook Laporkan Kenaikan Laba saat Kontroversi Facebook Papers

"Kami akan memperluas akses, menurunkan biaya, dan menyediakan semua layanan dan fasilitas yang diperlukan untuk menormalkan penerbangan luar angkasa,” imbuhnya.

Pos terdepan pribadi adalah salah satu dari beberapa yang direncanakan di tahun-tahun mendatang karena NASA mempertimbangkan masa depan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) setelah 2020-an.

Badan antariksa tersebut memegang kontrak dengan sebuah perusahaan bernama Axiom untuk mengembangkan stasiun luar angkasa yang awalnya akan berlabuh dengan ISS dan kemudian menjadi terbang bebas.

Pekan lalu, perusahaan jasa antariksa Nanoracks, bekerja sama dengan Voyager Space dan Lockheed Martin, mengumumkan rencana stasiun luar angkasa yang akan beroperasi pada 2027 dan dikenal sebagai Starlab.

Menurut lembar fakta yang dirilis Blue Origin, Orbital Reef akan terbang pada ketinggian 500 km, sedikit di atas ISS, dengan penduduk yang mengalami 32 matahari terbit dan terbenam dalam sehari.

Stasiun itu akan menampung 10 orang dalam volume 830 meter kubik (30.000 kaki kubik), yang sedikit lebih kecil dari ISS, dalam modul futuristik dengan jendela besar.

ISS selesai dibangun pada 2011 dan telah lama menjadi simbol kerja sama antariksa AS-Rusia, meskipun Moskow baru-baru ini meragukan masa depan kemitraan tersebut.

ISS, saat ini, dinilai aman hingga 2028 dan administrator baru Bill Nelson mengatakan dia berharap stasiun itu akan bertahan hingga 2030. Saat itu, NASA ingin sektor komersial meningkat dan menggantinya.

Blue Origin, saat ini, hanya mampu terbang ke ruang suborbital dengan roket New Shepard, yang membawa aktor Star Trek William Shatner ke luar atmosfer, awal bulan ini.

Proyek lain yang direncanakan termasuk New Glenn, roket yang dapat menerbangkan kargo dan orang ke orbit, dan pendarat Bulan, meskipun kehilangan kontrak Bulan untuk menyaingi SpaceX, dan menuntut NASA untuk mencoba membalikkan keputusan itu.

Bezos mendirikan Blue Origin pada 2000, dengan tujuan suatu hari membangun koloni ruang terapung dengan gravitasi buatan di mana jutaan orang akan bekerja dan hidup, membebaskan Bumi dari polusi.

Koloni-koloni itu akan didasarkan pada desain oleh Gerard O'Neill, profesor fisika Bezos di Princeton, dan akan terdiri dari silinder kontra-rotasi yang menyediakan gravitasi buatan. (Straitstimes/OL-1)

Baca Juga

AFP

Biden Akan Bahas Ukraina dengan Sekutu NATO

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 09 Desember 2021, 08:25 WIB
Presiden AS Joe Biden menelepon anggota NATO Eropa Timur pada Kamis (9/12) untuk membahas KTT-nya secara daring dengan Presiden Rusia...
DOK Salesforce.

Salesforce Donasikan Rp7,2 Miliar untuk UNICEF di Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Desember 2021, 07:48 WIB
UNICEF akan menggunakan bantuan dari Salesforce untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak di Indonesia, khususnya perempuan...
AFP/Daniel LEAL

Inggris Perketat Pembatasan Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 09 Desember 2021, 06:37 WIB
Johnson mengatakan tingkat kasus covid-19 varian Omicron berlipat ganda setiap dua hingga tiga hari sehingga mengancam daya tampung rumah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya