Rabu 20 Oktober 2021, 17:53 WIB

Facebook Diminta Hentikan Proyek Mata Uang Kripto

Mediaindonesia.com | Internasional
Facebook Diminta Hentikan Proyek Mata Uang Kripto

Chris DELMAS / AFP
Ilustrasi yang menunjukkan aplikasi Facebook di smartphone.

 

SEKELOMPOK senator Amerika Serikat meminta Facebook Inc menghentikan proyek percobaan mata uang kripto dengan alasan platform tersebut tidak bisa dipercaya untuk mengurus mata uang kripto.

Senator dari Partai Demokrat Brian Schatz, Sherrod Brown, Richard Blumenthal, Elizabeth Warren dan Tina Smith mengirim surat kepada CEO Facebook Mark Zuckerberg, menyatakan tidak setuju atas proyek mata uang kripto dan Facebook yang baru diluncurkan, bernama Novi.

Baca juga: Korban Tewas Banjir dan Tanah Longsor di India dan Nepal Lampaui 100 Orang

"Facebook sekali lagi merencanakan proyek mata uang digital dengan linimasa yang agresif dan sudah meluncurkan percobaan jaringan infrastruktur pembayaran, meski pun rencana ini tidak sesuai dengan aturan finansial terkini," kata mereka, Rabu (19/10).

Dalam surat tersebut, para senator menyatakan "Facebook tidak bisa dipercaya untuk mengurus sistem pembayaran atau mata uang digital ketika kemampuan manajemen risiko dan menjaga keamanan konsumen mereka terbukti tidak memadai," kata mereka. Juru bicara Novi menyatakan akan menjawab surat tersebut.

Facebook pada 2019 lalu mengumumkan rencana proyek mata uang kripto, namun, dengan segera ditentang legislator di berbagai negara. Facebook dianggap akan mengganggu sistem keuangan, memicu aksi kriminal dan membahayakan privasi pengguna.

Proyek mata uang kripto ini diperbarui pada Desember lalu supaya bisa mendapat persetujuan dari regulator. (Ant/OL-6)

Baca Juga

AFP/Timothy A Clary.

Amerika Serikat Menentang Rencana Pemukiman Baru, Israel Jalan Terus?

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Desember 2021, 21:31 WIB
Jadwal sidang 6 Desember awalnya dihapus dari internet pekan lalu setelah Israel berjanji kepada AS bahwa proyek tersebut tidak akan...
AFP/Fayez Nureldine.

Saudi Laporkan Kasus Pertama Covid-19 Varian Omicron

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Desember 2021, 20:55 WIB
Sejak pandemi dimulai, Arab Saudi telah mencatat 549.000 kasus covid-19, sebanyak 8.836 di antaranya...
ANTARA/Pavlo Gonchar / SOPA Images via Reuters/Sipa USA/pri.

Waspada Omicron, Jepang Minta Maskapai Setop Terima Pemesanan Tiket

👤Nur Avianni 🕔Rabu 01 Desember 2021, 16:57 WIB
Pemerintah Jepang telah memperketat tindakan perbatasannya yang keras, dengan melarang masuknya semua non-warga negara yang datang dari 10...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya