Senin 18 Oktober 2021, 09:11 WIB

Tak Akui Rezim Belarus, Duta Besar Prancis Tinggalkan Belarus

Nur Aivanni | Internasional
Tak Akui Rezim Belarus, Duta Besar Prancis Tinggalkan Belarus

SHAMIL ZHUMATOV / POOL / AFP
Presiden Belarus Alexander Lukashenko berbicara pada jumpa pers.

 

DUTA Besar (Dubes) Prancis untuk Belarus telah meninggalkan negara itu setelah pihak berwenang di Minsk menuntut dia pergi pada Senin (18/10_.

Juru bicara Kedutaan Besar Prancis yang membuat pengumuman itu tidak mengatakan mengapa pihak berwenang Belarus menuntut dia meninggalkan negara itu.

Namun menurut laporan di media Belarus, Duta Besar Prancis Nicolas de Lacoste tidak pernah bertemu Presiden Alexander Lukashenko untuk memberinya salinan kredensialnya.

Prancis, seperti negara-negara Uni Eropa lainnya, belum mengakui klaim pemimpin Belarus itu untuk masa jabatan presiden keenam Alexander Lukashenko dalam pemilihan yang disengketakan pada Agustus 2021 tahun lalu.

"Kementerian Luar Negeri Belarus menuntut agar duta besar pergi sebelum 18 Oktober," kata juru bicara Kedutaan Besar Prancis kepada AFP. "Duta Besar Nicolas de Lacoste meninggalkan Belarus hari ini," tambahnya.

"Dia mengucapkan selamat tinggal kepada staf kedutaan dan merekam pesan video kepada orang-orang Belarus, yang akan muncul besok pagi di situs web kedutaan," katanya.

Uni Eropa telah memberlakukan gelombang sanksi pada rezim Alexander Lukashenko atas tindakan keras pascapemungutan suara terhadap perbedaan pendapat di Belarus setelah negara itu meletus dalam aksi protes bersejarah terhadap pemerintahannya.

Alexander Lukashenko terus melarang demonstrasi dengan pihak berwenang memenjarakan ratusan pengunjuk rasa dan menutup puluhan media independen dan LSM.

Semua pemimpin oposisi utama negara itu berada di penjara atau telah melarikan diri dari negara itu. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

AFP/Timothy A Clary.

Amerika Serikat Menentang Rencana Pemukiman Baru, Israel Jalan Terus?

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Desember 2021, 21:31 WIB
Jadwal sidang 6 Desember awalnya dihapus dari internet pekan lalu setelah Israel berjanji kepada AS bahwa proyek tersebut tidak akan...
AFP/Fayez Nureldine.

Saudi Laporkan Kasus Pertama Covid-19 Varian Omicron

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Desember 2021, 20:55 WIB
Sejak pandemi dimulai, Arab Saudi telah mencatat 549.000 kasus covid-19, sebanyak 8.836 di antaranya...
ANTARA/Pavlo Gonchar / SOPA Images via Reuters/Sipa USA/pri.

Waspada Omicron, Jepang Minta Maskapai Setop Terima Pemesanan Tiket

👤Nur Avianni 🕔Rabu 01 Desember 2021, 16:57 WIB
Pemerintah Jepang telah memperketat tindakan perbatasannya yang keras, dengan melarang masuknya semua non-warga negara yang datang dari 10...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya