Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan pelanggaran wilayah udara Lituania oleh Belarus merupakan bentuk “serangan hibrida” dari rezim Alexander Lukashenko. Pernyataan tersebut disampaikan Senin setelah ia berbicara dengan Presiden Lituania Gitanas Nauseda.
Menurut von der Leyen, situasi di perbatasan memburuk akibat “meningkatnya pelanggaran balon penyelundupan” yang memasuki wilayah udara Lituania. Pada akhir pekan, Bandara Vilnius memberlakukan “pembatasan ruang udara sementara” setelah mendeteksi “sinyal navigasi yang menyerupai pergerakan balon ke arah bandara”.
Pengoperasian bandara di Eropa dalam beberapa bulan terakhir memang kerap terganggu oleh penampakan drone. Namun pemerintah Lituania menilai gangguan tersebut bukan insiden acak. Menteri Luar Negeri Kestutis Budrys mengatakan Belarus “secara sengaja menargetkan” Bandara Vilnius sehingga memaksa otoritas setempat memberlakukan pembatasan berkali-kali dalam satu pekan.
“Lebih dari 7.400 penumpang dan 50 penerbangan terdampak hanya pada Minggu malam, dengan 31 penerbangan dibatalkan, 10 dialihkan, dan sembilan ditunda,” kata Budrys dalam pernyataan resmi kementerian.
Insiden balon ini bukan yang pertama. Pada Oktober, puluhan balon udara kecil memasuki wilayah Lituania, beberapa di antaranya membawa rokok selundupan. Meski demikian, asal balon tersebut saat itu belum dapat dipastikan. Lituania kemudian menutup perbatasannya dengan Belarus menyusul “pelanggaran konstan” ruang udara. Kementerian Luar Negeri Belarus mengecam langkah itu dan menyebutnya melanggar “hak warga dan prinsip kebebasan bergerak”.
Uni Eropa kini mengambil langkah diplomatik. Pada Senin, pejabat sementara Kedutaan Belarus untuk Uni Eropa dipanggil menerima demarche, nota diplomatik formal, terkait “aksi hibrida yang berasal dari wilayah Belarus”, kata Anitta Hipper, juru bicara urusan luar negeri UE. Ia menegaskan tindakan Belarus “menjadi ancaman bagi UE”.
“Serangan hibrida seperti ini dari rezim Lukashenko benar-benar tidak dapat diterima. Kami sedang menyiapkan langkah lebih lanjut dalam rezim sanksi kami,” ujar Von der Leyen.
Eropa meningkatkan kewaspadaan setelah serangkaian pelanggaran wilayah udara NATO oleh drone dan pesawat dalam beberapa bulan terakhir. Pada September, sekitar 20 drone Rusia memasuki Polandia dari wilayah Ukraina sehingga memicu pesawat tempur NATO dikerahkan.
Pada insiden lain, NATO menyatakan tiga jet Rusia melintas di atas wilayah yang diawasi aliansi di Estonia, tuduhan yang dibantah Moskow. Romania juga mengecam Rusia atas dugaan pelanggaran ruang udara oleh drone. (CNN/Z-2)
Lituania menutup perbatasannya dengan Belarus setelah puluhan balon helium melanggar wilayah udaranya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved