Minggu 19 September 2021, 19:15 WIB

Moratorium Penangkapan Ikan di LCS dicabut, Kemenlu Pastikan Tindak Tegas Jika ada Pelanggaran

Nur Aivanni | Internasional
Moratorium Penangkapan Ikan di LCS dicabut, Kemenlu Pastikan Tindak Tegas Jika ada Pelanggaran

Antara/Hefri Anies
KRi Teuku Umar dan KRI Lemadang saat melakukan patroli di Gosong Niger kawasan Laut Cina Selatan

 

JURU Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, apabila kegiatan penangkapan ikan dilakukan di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia akan dilakukan penegakan hukum.

Hal itu disampaikan Faizasyah saat menanggapi pencabutan moratorium penangkapan ikan di Laut China Selatan yang diberlakukan Tiongkok.

"Apabila kegiatan penangkapan ikan dilakukan di EEZ (Zona Ekonomi Ekslusif) Indonesia akan dilakukan penegakan hukum," katanya kepada Media Indonesia, Minggu (19/9).

Baca juga : Gambar Satelit Tunjukkan Korea Utara Perluas Fasilitas Nuklir Yongbyon

Dari Kemenlu sendiri, sambungnya, apabila ada pelanggaran hukum dan dilaporkan ke Kemenlu kejadiannya, maka akan ditindaklanjuti melalui jalur diplomatik. 

Untuk diketahui, moratorium penangkapan ikan yang diberlakukan oleh Tiongkok sejak 1999 berlangsung dari 1 Mei hingga 16 Agustus. Larangan penangkapan ikan tersebut, yang berlaku selama tiga setengah bulan, mencakup perairan utara hingga 12 derajat lintang utara Laut China Selatan. (Xinhua/OL-7)

Baca Juga

AFP/TIm Sloan

Eks Menlu AS Colin Powell Meninggal Karena Covid-19 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:46 WIB
"Kami kehilangan suami, ayah, kakek, dan seorang warga AS yang hebat," kata pihak keluarga Powell dalam postingan di media...
Dok. Kemenkominfo

Wujudkan Komunitas Digital ASEAN, Ini 4 Langkah Indonesia 

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:01 WIB
"Indonesia menyuarakan dukungannya terhadap penyusunan ASEAN Leaders’ Statement on Digital Transformation yang diinisiasi oleh...
ugustin WAMENYA / AFP

Kongo Timur Konfirmasi Tiga Kasus Baru Ebola

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:00 WIB
Tiga kasus baru Ebola dikonfirmasi di Republik Demokratik Kongo timur, sehingga total menjadi lima kasus dalam 10 hari...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya