Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mendeklasifikasi memo FBI pada Sabtu (11/9) yang memperkuat kecurigaan keterlibatan Arab Saudi dengan para pembajak dalam serangan 11 September 2001.
Memo tertanggal 4 April 2016, yang dirahasiakan hingga sekarang, menunjukkan hubungan antara Omar Bayoumi, yang saat itu masih mahasiswa tetapi diduga menjadi agen intelijen Saudi, dan dua agen Al-Qaeda yang terlibat dalam rencana untuk membajak dan menabrakkan empat pesawat ke sasaran di New York dan Washington.
Berdasarkan wawancara tahun 2009 dan 2015 dengan sumber yang identitasnya dirahasiakan, dokumen tersebut merinci hubungan dan pertemuan antara Bayoumi dan dua pembajak, Nawaf al Hazmi dan Khalid al Midhar, setelah keduanya tiba di Southern California pada tahun 2000 menjelang serangan tersebut.
Dokumen itu juga memperkuat hubungan yang telah dilaporkan antara keduanya dan Fahad al Thumairy, seorang imam konservatif di masjid King Faad di Los Angeles, AS, dan seorang pejabat di konsulat Saudi di sana.
Dokumen tersebut mengatakan bahwa nomor telepon yang terkait dengan sumber tersebut menunjukkan kontak dengan sejumlah orang yang membantu Hamzi dan Midhar ketika mereka berada di California, termasuk Bayoumi dan Thumairy, serta sumber itu sendiri.
Menurut dokumen itu, sumber tersebut mengatakan kepada FBI bahwa Bayoumi, di luar identitas resminya sebagai mahasiswa, memiliki "status yang sangat tinggi" di konsulat Saudi.
"Bantuan Bayoumi untuk Hamzi dan Midhar antara lain penerjemahan, perjalanan, penginapan dan pembiayaan," kata memo itu. Memo itu juga mengatakan bahwa istri sumber FBI itu mengatakan kepada mereka bahwa Bayoumi sering berbicara tentang 'jihad'.
Dan dokumen itu lebih lanjut terhubung dengan pertemuan, panggilan telepon dan komunikasi lainnya, Bayoumi dan Thumairy dengan Anwar al Alaki, ulama kelahiran AS yang menjadi tokoh penting Al-Qaeda sebelum dia terbunuh dalam serangan pesawat tak berawak di Yaman pada tahun 2011.
Dokumen yang dirilis itu masih disunting secara signifikan dan tidak memberikan hubungan langsung yang jelas antara pemerintah Saudi dan para pembajak.
Dokumen itu dirilis setelah Presiden Joe Biden ditekan oleh anggota keluarga dari mereka yang terbunuh dalam serangan 9/11 yang telah menggugat Arab Saudi atas keterlibatannya.
Tiga pemerintahan AS berturut-turut telah menolak untuk membuka dan merilis dokumen terkait kasus tersebut, tampaknya karena mereka tidak ingin merusak hubungan AS-Saudi.
Jim Kreindler, salah satu pemimpin gugatan tersebut, mengatakan dokumen itu memvalidasi pernyataan kunci gugatan itu bahwa pemerintah Saudi membantu para pembajak.
"Dengan rilis dokumen pertama ini, 20 tahun Arab Saudi mengandalkan pemerintah AS untuk menutupi perannya dalam 9/11 akan berakhir," kata Kreindler dalam sebuah pernyataan.
Keluarga masih mengharapkan bukti yang lebih kuat ketika lebih banyak materi rahasia dirilis dalam enam bulan ke depan, berdasarkan perintah Biden. (AFP/Nur/OL-09)
Telusuri perjalanan Jesse Jackson, tokoh hak sipil Amerika Serikat yang menjembatani warisan Martin Luther King Jr menuju era kepemimpinan modern.
IRAN menyatakan bahwa sikap Amerika Serikat (AS) terkait nuklirnya menunjukkan perubahan ke arah yang lebih realistis, sehari menjelang putaran kedua perundingan
CITRA satelit mengungkap keberadaan kapal induk AS USS Abraham Lincoln di Laut Arab, 700 kilometer dari Iran,menjelang putaran baru perundingan nuklir antara Iran dan AS
KOMISI I DPR RI akan mengawal hasil tindak lanjut dri keikutsertaan Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT Board of Peace di Amerika Serikat yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto
PRESIDEN Prabowo Subianto melakukan kunjungan Kerja ke Washington, Amerika Serikat hadir dalam pertemuan perdana atau KTT Board of Peace bersama setkab Teddy Indra Wijaya dan Bahlil Lahadalia
Kunjungan presiden prabowo subianto yakni menghadiri pertemuan perdana atau KTT Board of Peace, Komisi I minta penghentian kekerasan, memastikan perlindungan bagi warga sipil di Palestina.
Fokus utama kampanye ini adalah membuka akses bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi sisi paling ikonik dari Arab Saudi.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved