Senin 02 Agustus 2021, 09:38 WIB

Tentara Berpatroli di Sydney, Brisbane Perpanjang Lockdown

Nur Aivanni | Internasional
Tentara Berpatroli di Sydney, Brisbane Perpanjang Lockdown

AFP/Saeed KHAN
Warga mengenakan masker saat beraktivitas di Sydney, Australia.

 

PEJABAT Australia, Senin (2/8), memperpanjang penguncian di kota Brisbane dan beberapa wilayah sekitarnya, sementara ratusan personel militer mulai berpatroli di Sydney untuk membantu menegakkan aturan penguncian akibat covid-19.

Sydney memasuki minggu keenam penguncian ketika kota terbesar di Australia itu berjuang dengan lonjakan infeksi yang menambahkan hampir 3.500 kasus sejak kasus yang pertama terdeteksi.

Pejabat di New South Wales, tempat Sydney adalah ibu kotanya, telah meminta penduduk untuk tinggal di rumah untuk mencegah lebih banyak lonjakan dan mengerahkan militer untuk membantu polisi menegakkan kepatuhan lantaran beberapa aturan penguncian dilanggar.

Baca juga: Indonesia Terima 3,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Moderna dari AS

Sekitar 300 personel tentara, yang tidak bersenjata dan di bawah komando polisi, akan memantau untuk memastikan orang-orang yang dinyatakan positif covid-19 diisolasi di rumah mereka.

Setelah peningkatan yang stabil dalam kasus-kasus baru, aturan penguncian di Queensland tenggara, yang mencakup Brisbane, akan berlangsung hingga Minggu (8/8) ketika para pejabat khawatir akan ada lebih banyak kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat dan mendesak penduduk untuk dites. Pembatasan sebelumnya akan berakhir pada Selasa (3/8) malam.

Sebanyak 13 kasus yang didapat secara lokal terdeteksi di negara bagian Queensland, naik dari sembilan pada hari sebelumnya.

Australia sedang mengalami siklus penguncian stop-and-start di beberapa kota setelah munculnya varian Delta yang bergerak cepat dan pembatasan semacam itu kemungkinan akan bertahan sampai negara tersebut mencapai cakupan vaksinasi yang lebih tinggi.

Perdana Menteri Scott Morrison telah berjanji penguncian akan lebih kecil kemungkinannya setelah negara itu menginokulasi 70% populasinya di atas 16 tahun, yang sekarang mencapai 19%. Morrison memperkirakan akan mencapai angka itu pada akhir tahun.

Meskipun upaya vaksinasi Australia telah tertinggal dari banyak negara maju lainnya, sejauh ini telah bernasib jauh lebih baik dalam menjaga jumlah kasus covid-19 yang relatif rendah, dengan hanya di bawah 34.400 kasus dan 924 kematian. (Straits Times/OL-1)

Baca Juga

Aamir QURESHI / AFP

PM Pakistan Serukan Kerja Sama dengan Taliban, PM India Bereaksi

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 26 September 2021, 10:09 WIB
Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan menuduh pemerintah India melakukan teror terhadap umat...
AFP.

Rusia Minta AS Dekati Iran Lebih Aktif demi Kesepakatan Nuklir

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 26 September 2021, 09:40 WIB
Diskusi antara Iran dan lima negara yang tersisa yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan itu dimulai di Wina pada...
AFP/Thomas Coex.

Prancis akan Gandakan Dosis Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 26 September 2021, 08:25 WIB
Pada Rabu, Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka akan menggandakan sumbangan dosis vaksinnya, sehingga total kontribusinya menjadi 1,1...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya