Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
HUBUNGAN bilateral antara Indonesia dan Tiongkok yang berjalan selama 71 tahun terakhir, diketahui berjalan baik dan lancar. Contoh kerja sama Indonesia dan Tiongkok antara lain, di bidang kesehatan kerja sama terkait vaksin covid-19 dan alat kesehatan untuk menangani pandemi, bidang ekonomi Tiongkok menjadi investor nomor dua terbesar serta rekan dagang terbesar Indonesia, bidang militer, dan sebagainya.
Tiongkok juga mulai mendekati pemerintah daerah di provinsi-provinsi di Indonesia seperti Bengkulu, Sumatra Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan lainnya.
Direktur Institute for Global and Strategic Studies, Zulfikar Rahmat mengatakan, fokus politik luar negeri Tiongkok adalah ekonomi.
“Politik luar negeri tiongkok adalah ekonomi, sehingga apapun yang dilakukan Tiongkok ujungnya adalah ekonomi begitu juga di Indonesia,” kata Zulfikar dalam diskusi publik Hubungan Indonesia-Tiongkok, pada Kamis (29/7).
Namun, dia memperingatkan bahwa hubungan yang semakin kuat antara Indonesia dan Tiongkok terutama di bidang ekonomi berpotensi membuat Indonesia bergantung pada negara tersebut.
“Ada kemungkinan bahwa Indonesia akan bergantung di Tiongkok. Tanda-tandanya sudah mulai kelihatan dan ini tentu akan berbahaya,” tuturnya.
Baca juga: PM Australia: Vaksinasi Bukan Berarti Mengakhiri Penguncian
Zulfikar menjelaskan, setidaknya terdapat lima dampak yang ditimbulkan jika Indonesia terlalu bergantung dengan Tiongkok yakni, risiko ekonomi, risiko impor, risiko hubungan antara Indonesia-Amerika, posisi tawar yang lemah, dan meningkatnya sentimen anti Tiongkok.
Dia menuturkan, Indonesia harus lebih berani bernegosiasi dengan Tiongkok dalam bekerja sama dan tidak hanya menerima apa adanya sehingga negara kita tidak terlalu bergantung pada Tiongkok. Selain itu, Zulfikar menekankan bahwa Indonesia perlu memperluas hubungan bilateralnya agar tidak bergantung pada satu negara.
“Sebagai suatu negara kita tidak mungkin tidak bekerjasama dengan negara lain apalagi negara sebesar Tiongkok, tapi jangan sampai ketika kita berhubungan dengan Tiongkok kita terlalu bergantung,” tegasnya.
“Sebenarnya Tiongkok yang butuh Indonesia daripada Indonesia butuh Tiongkok sehingga kita harus punya bargaining power. Ini jadi PR kita ketika kita berhadapan dengan Tiongkok jangan sampai kita nunduk-nunduk, accepting apa adanya, tidak berani bernegosiasi,” tandasnya. (OL-4)
AMERIKA Serikat memperkuat kerja sama dengan Indonesia di sektor pangan dan produk agrikultur melalui penyelenggaraan Rasa Amerika Festival yang digelar di Jakarta, Sabtu (31/1).
Pelatih tim nasional futsal Indonesia Hector Souto menyebut Korea Selatan sebagai salah satu lawan yang menunjukkan konsistensi pertahanan tinggi.
Malaysia raih 42,2 juta wisman di 2025, sementara Indonesia lampaui target dengan 15,3 juta kunjungan. Simak perbandingan strategi pariwisata kedua negara di sini.
SAAT ini Indonesia disebut memasuki fase baru dalam perkembangan pasar kripto.
ANGGOTA Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini minta keterlibatan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza atau (Board of Peace) yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump takdisalahartikan
Indonesia yang timpang dan terbelah terjadi akibat eksploitasi sumber kekayaan alam yang tak pernah terdistribusikan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Bintang kehormatan Nishan-e-Pakistan merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Pakistan kepada para pemimpin asing yang dinilai berjasa besar bagi Pakistan.
Ramaphosa bakal menyoroti komitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, pertanian, pariwisata, dan pertahanan.
Di Jakarta, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono untuk membahas kerja sama bilateral yang sedang berlangsung.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste Jess Dutton.
Thai Trade Center Jakarta, di bawah naungan Department of International Trade Promotion (DITP) Ministry of Commerce Thailand resmi membuka acara Thailand Week 2025 di Jakarta.
Darmawan Utomo mengapresiasi sejumlah kesepakatan penting yang dicapai Menteri Luar Negeri Republik Belarus selama kunjungannya di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved