Kamis 15 Juli 2021, 19:23 WIB

Rezim Tembak Sembilan Warga Sipil di Suriah Barat Laut

Mediaindonesia.com | Internasional
Rezim Tembak Sembilan Warga Sipil di Suriah Barat Laut

AFP/Abdulaziz Ketaz.
Nampan berisi makanan tergeletak usai penembakan rezim Suriah, Kamis (15/7).

 

PENEMBAKAN oleh pasukan rezim Suriah, Kamis (15/7), menewaskan sembilan warga sipil, termasuk tiga anak, di wilayah Idlib di barat laut negara itu. Kematian itu terjadi di tengah meningkatnya pelanggaran kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh Turki dan Rusia pada Maret 2020.

Sejak Juni, pasukan pemerintah telah meningkatkan penyerangan terhadap kelompok pemberontak yang mendominasi wilayah Idlib. Kelompok itu pun menanggapi dengan menargetkan posisi rezim di daerah sekitarnya.

Pada Kamis, penembakan rezim di pinggiran kota Fuaa di Idlib utara menewaskan enam warga sipil, termasuk seorang anak, kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris. Sebagian besar korban adalah pekerja tambang, kata pemantau perang.

Dalam serangan terpisah di desa Idlib di Iblin, lebih dari 35 kilometer (22 mil) selatan dari Fuaa, penembakan rezim menewaskan tiga orang lain, termasuk dua anak. Awal bulan ini, penembakan rezim di Idlib selatan menewaskan sembilan orang, termasuk lima orang dalam keluarga yang sama.

Wilayah Idlib, yang berbatasan dengan Turki di utara dan merupakan rumah bagi lebih dari tiga juta orang, menjadi bagian terakhir dari Suriah yang dikendalikan oleh kelompok pemberontak atau jihadis.

Rezim Suriah, yang didukung oleh Rusia dan Iran, telah bersumpah untuk merebut kembali daerah itu. Ada penyusutan kekuasaan di daerah itu dalam tekanan dari serangan darat dan udara yang mematikan berturut-turut.

Meskipun pertempuran sporadis di sepanjang gencatan senjata, sebagian besar gencatan senjata telah bertahan dan mencegah serangan besar yang diperingatkan oleh kelompok-kelompok pemberi bantuan. Perang telah menewaskan hampir 500.000 orang sejak dimulai pada 2011 dengan penindasan brutal terhadap demonstrasi damai. (AFP/OL-14)

Baca Juga

KENA BETANCUR / POOL / AFP

Menlu Minta Negara Lain Hapus Indonesia dari Redlist Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 25 September 2021, 18:34 WIB
Hal ini dikarenakan kasus covid-19 di Indonesia mengalami tren...
AFP/Mazen Mahdi

AS Izinkan Penyaluran Bantuan ke Afghanistan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 25 September 2021, 15:15 WIB
Lisensi kedua mengizinkan transaksi tertentu yang terkait dengan ekspor dan ekspor kembali makanan, obat-obatan, dan barang-barang...
AFP/PAUL RATJE

Imigran Terakhir Disingkirkan dari Bawah Jembatan di Texas

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 25 September 2021, 15:15 WIB
Sekitar 2 ribu imigran diterbangkan kembali ke Haiti menggunakan 17 penerbangan sementara yang lainnya ditampung ke tempat penampungan di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya