Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN demonstran pro-demokrasi berunjuk rasa di Bangkok pada Kamis (24/6) untuk menuntut kepala pemerintah mundur dari jabatannya.
Aksi protes itu dilakukan pada peringatan 89 tahun Revolusi Siam, pemberontakan yang mengubah Thailand dari monarki absolut menjadi monarki konstitusional.
Hampir setiap hari Bangkok diguncang aksi protes terhadap pemerintah yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Prayut Chan-O-Cha pada paruh kedua tahun 2020.
Akan tetapi, gerakan pro-demokrasi telah kehilangan mereda setelah merebak wabah Covid-19 dan aparat keamanan memenjarakan para pemimpin mahasiswa pro-demokrasi.
Pihak berwenang telah membatasi pertemuan publik karena kerajaan itu bergulat dengan gelombang infeksi ketiga, dengan jumlah kasus harian berkisar di sekitar angka 3.000.
Terlepas dari peringatan polisi, ratusan orang berkumpul di Monumen Demokrasi, sebuah persimpangan utama di Bangkok, dan berbaris ke arah Gedung Parlemen untuk memprotes pemerintahan Prayut, mantan kepala militer yang berkuasa dalam kudeta 2014.
Para pengunjuk rasa berkumpul di persimpangan sebelum fajar untuk upacara penyalaan lilin.
Som, seorang pelajar berusia 16 tahun yang mengikuti aksi protes, mengatakan dia tidak khawatir tentang risiko virus korona.
"Kami tidak pernah memiliki demokrasi yang sesungguhnya," kata Som. "Negara ini tidak akan kemana-mana,” imbuhnya.
Pemimpin mahasiswa, Parit "Penguin" Chiwarak, yang menghadapi tuduhan pencemaran nama baik kerajaan dan dibebaskan dengan jaminan bulan lalu, berbaris mengikuti tabuhan genderang mengenakan mahkota emas plastik dan membawa bendera.
Seorang pengunjuk rasa berpakaian seperti Patung Liberty AS dan para demonstran membakar konstitusi palsu, pada minggu yang sama parlemen Thailand memperdebatkan perubahan pada piagam negara itu.
"Tuntutan kami tidak akan diturunkan. Konstitusi harus datang dari rakyat," kata Jatupat 'Pai' Boonpattararaksa melalui pengeras suara.
Beberapa demonstran membawa spanduk bertuliskan "Hapus 112", mengacu pada undang-undang pencemaran nama baik kerajaan yang memberi hukuman penjara 15 tahun bagi mereka yang terbukti menghina monarki.
Demonstrasi juga direncanakan di seluruh negeri, dari kota wisata Chiang Mai di utara hingga provinsi selatan Nakhon Si Thammarat.
Gerakan pro-demokrasi Thailand mengirimkan gelombang kejutan melalui pendirian negara itu tahun lalu, terutama tuntutan paling kontroversial para pengunjuk rasa - seruan untuk mereformasi cara kerja monarki.
Sekitar 150 orang telah didakwa sejak gerakan itu dimulai, dengan para pemimpin kunci didakwa dengan berbagai tuduhan di bawah undang-undang pencemaran nama baik kerajaan Thailand yang keras.
Banyak dari mereka dibebaskan dengan jaminan, dengan syarat termasuk tidak melakukan aksi protes. Saat ini Thailand telah mencatat lebih dari 228.500 total kasus Covid-19 dan 1.744 kematian. (Aiw/Straitstimes/OL-09)
Pemerintah Indonesia memperbarui daftar eksonim nama negara. Cek perubahan resmi seperti Tailan, Afganistan, dan Swis untuk dokumen formal di sini.
TAKHTA tertinggi sepak bola Asia Tenggara akan segera diperebutkan. Thailand masih memegang status sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala ASEAN.
Kecelakaan maut terjadi di Thailand setelah crane konstruksi jatuh menimpa kereta penumpang hingga terbelah. Menteri Transportasi tuntut investigasi.
Kecelakaan maut terjadi di Nakhon Ratchasima, Thailand. Sebuah crane konstruksi kereta cepat ambruk menimpa kereta api yang sedang melaju, menewaskan 22 orang.
Tomorrowland ekspansi ke Asia! Festival musik EDM ikonik dunia ini akan digelar di Pattaya, Thailand, pada Desember mendatang.
Kucing langka terkecil di Asia Tenggara, kucing kepala datar, ditemukan kembali di Thailand. Kamera trap berhasil menangkap momen induk dan anak kucing yang menggemaskan.
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai rencana DPR membahas terpisah revisi Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Pilkada kemunduran demokrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved