Sabtu 22 Mei 2021, 08:00 WIB

Aplikasi Kencan Kini Tampilkan Status Vaksinasi

Basuki Eka Purnama | Internasional
Aplikasi Kencan Kini Tampilkan Status Vaksinasi

AFP/DENIS CHARLET
Aplikasi pencari jodoh Tinder terlihat di sebuah layar ponsel.

 

SEJUMLAH aplikasi kencan, Jumat (21/5), bergabung dengan Gedung Putih mempromosikan vaksinasi covid-19.

Tinder, Hinge, Match, OkCupid, BLK, Chispa, Plenty of Fish, Bumble, dan Badoo menambahkan status vaksinasi ke dalam detail profil kencan sebagau bagian dari kampanye vaksinasi covid-19 mulai pekan depan.

"Mendapatkan suntikan vaksin covid-19 juga menguntungkan bagi mereka yang mencari jodoh selain membuat Anda tetap sehat," ujar Gedung Putih dalam keterangan resmi.

Baca juga: Mulai 7 Juni, Spanyol Buka Pintu Bagi Turis yang Sudah Divaksin

"Menurut penelitian yang dilakukan OkCupid, mereka yang telah divaksin atau berencana divaksin mendapatkan 14% lebih banyak matches ketimbang mereka yang enggan divaksin," imbuh Gedung Putih.

Bebera insentif yang ditawarkan, oleh Tinder misalnya, adalah mendapatkan akses ke fitur Super Like untuk membantu pencari jodoh menonjol dibandingkan yang lain.

Aplikasi jodoh itu juga akan membantu para penggunanya mencari tempat dimana mereka bisa mendapatkan vaksinasi covid-19.

Dalam sebuah pernyataan resmi, OkCupid mengatakan frase 'Saya sudah divaksin' meningkat sebanyak 1.400% pada Mei dibandingkan pada Januari.

Lebih dari tujuh dari 10 pencari jodoh di aplikasi itu mengaku mereka ingin divaksin dengan hanya 7% orang mengaku tidak nyaman berkencan secara langsung.

Adapun Tinder mengatakan mereka kini menyediakan stiker 'Saya sudah divaksin' atau 'Vaksin menyelamatkan' untuk ditampilkan para pencari jodoh di profil mereka.

"Kami sangat senang bekerja sama dengan Gedung Putih untuk mencapai target vaksinasi 70% populasi pada 4 Juli," ujar CEO Tinder Jim Lanzone

Meski kecepatan vaksinasi di AS tengah melambat, lebih dari 60% warga dewasa AS telah menerima setidaknya satu dosis vaksin.

Kasus baru, pasien yang dirawat di rumah sakit, dan angka kematian akibat covid-19 di AS terus menurun dengan kasus baru harian kini hanya berjumlah delapan per 100 ribu penduduk.

Pakar kesehatan menyebut pandemi sudah berhasil dikendalikan jika angka itu sudah turun di bawah satu kasus per 100 ribu penduduk. (AFP/OL-1)

Baca Juga

Sam Yeh / AFP

Respon Latihan Militer Tiongkok, Taiwan Pamer F-16V Baru

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 13:44 WIB
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Taiwan, Sun Li-fang mengatakan bahwa sementara Taipei mengutuk tindakan Tiongkok dalam beberapa hari...
AFP

Demi Hancurkan Rusia, AS Kembali Bantu Ukraina

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 13:38 WIB
Amerika Serikat (AS) sedang menyiapkan sekitar US$800 juta bantuan militer tambahan ke...
AFP KCNA VIA KNS

Korut Tolak Uluran Tangan Korsel

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 13:29 WIB
Korea Utara (Korut) menyatakan tidak akan pernah menerima tawaran bantuan ekonomi dari Korea Selatan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya