Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pria melepaskan tembakan di sebuah pesta ulang tahun di Colorado, Amerika Serikat (AS), Minggu (9/5), menyebabkan enam orang tewas sebelum kemudian bunuh diri.
Kepolisian Colorado Springs menerima laporan darurat aksi penembakan di sebuah taman rumah mobil. Ketika tiba di lokasi, polisi menemukan enam orang dewasa tewas dan seorang pria terluka parah.
Pria itu kemudian dilarikan ke rumah sakit namun meninggal dunia karena luka-luka yang dideritanya.
Baca juga: 80 Orang Terluka dalam Bentrokan di Jerusalem
Penyelidikan pendahuluan mengungkapan bahwa sejumlah orang berkumpul di dalam sebuah rumah mobil untuk merayakan ulang tahun ketika aksi penembakan itu terjadi.
"Tersangka pelaku, kekasih salah satu korban penembakan, datang ke lokasi, masuk ke dalam rumah mobil, dan langsung menembaki orang-orang sebelum bunuh diri," ungkap polisi dalam pernyataan resmi.
"Kami masih menyelidiki motif penembakan itu," imbuh polisi.
Tidak ada anak-anak yang hadir di pesta itu terluka. Mereka saat ini dirawat oleh kerabat mereka.
Wali Kota Colorado Springs John Suthers menyebut aksi berdarah itu membuat wilayahnya berkabung dan meminta warga untuk mendoakan korban dan keluarga mereka.
Gubernur Negara Bagian Jared Polis menyebut aksi penembakan itu sangat mengerikan.
Ini merupakan aksi penembakan massal ketiga di Colorado Springs sejak Oktober 2015.
Presiden AS Joe Biden, bulan lalu, menyebut kekerasan senjata api di AS sebagai epidemi dan mencoreng wajah negara itu di dunia internasional.
Tahun lalu, ada lebih dari 43 ribu kematian akibat senjata api di AS, termasuk aksi bunuh diri. (AFP/OL-1)
Video terbaru mengungkap kronologi penembakan Renee Nicole Good oleh agen ICE di Minneapolis. Korban sempat berkata “saya tidak marah” sebelum ditembak.
Penembakan yang menewaskan Renee Nicole Macklin Good, 37 tahun, pada Rabu lalu kini menjadi sorotan tajam publik dan aparat penegak hukum.
Wali Kota Minneapolis menuding pemerintahan Trump menutup fakta penembakan warga oleh agen ICE dan mendesak penyelidikan independen di tengah protes nasional.
Presiden Trump mengklaim penembakan wanita oleh petugas ICE di Minneapolis adalah bela diri, sementara Gubernur Tim Walz menyebut narasi tersebut sebagai propaganda.
Investigasi penembakan perempuan oleh petugas ICE di Minneapolis terhambat minimnya kamera tubuh. Akankah ada keadilan di tengah kebijakan imigrasi Trump yang keras?
Seorang perempuan tewas ditembak petugas imigrasi (ICE) di Minneapolis setelah diduga mencoba menabrak aparat. Otoritas AS menyebutnya sebagai aksi terorisme domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved