Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Korea Selatan berharap Amerika Serikat akan membantunya mengatasi kekurangan vaksin Covid-19, sebagai imbalan atas alat tes dan masker yang dikirimkan Seoul ke Washington pada awal pandemi.
Pemerintah Korea Selatan telah menuai kecaman dari media karena tidak berbuat cukup banyak untuk mengamankan cukup vaksin sejak dini, dengan hanya 3 persen dari populasi yang telah diinokulasi, karena pasokan global yang ketat dan akses yang terbatas.
"Kami telah menekankan kepada Amerika Serikat bahwa 'seorang teman yang membantu pada saat sulit adalah teman yang benar-benar dapat diandalkan'," kata Menteri Luar Negeri Korea Selatan Chung Eui-yong kepada wartawan pada Rabu (21/4).
Dia mengatakan Korea Selatan telah mengirimi Washington sejumlah besar alat uji virus korona dan masker pada tahap awal pandemi "dalam semangat aliansi khusus Korea Selatan-AS," meskipun pasokan domestik cukup ketat pada saat itu. "Kami berharap Amerika Serikat akan membantu kami mengatasi tantangan yang kami hadapi dengan (pasokan) vaksin, berdasarkan solidaritas yang kami tunjukkan tahun lalu," tutur Chung.
Menyebut bahwa kedua negara sedang dalam pembicaraan mengenai pasokan vaksin, Chung juga menjelaskan potensi kontribusi Korea Selatan untuk melestarikan rantai pasokan semikonduktor global yang ingin dipertahankan oleh Presiden AS Joe Biden.
Namun, upaya diplomatik belum menghasilkan langkah konkret karena pembicaraan dengan Washington masih dalam tahap awal, kata pejabat kementerian kesehatan Son Young-rae kepada wartawan.
Anggota parlemen oposisi Park Jin mendesak diplomasi vaksin yang lebih agresif, menyerukan pemerintah untuk menggunakan pakta perdagangan bebas (FTA) dengan Washington untuk mengamankan produk farmasi. "Pemerintah harus lebih proaktif. FTA memberi kami dasar hukum untuk meminta (vaksin) karena menetapkan komitmen kedua negara untuk mempromosikan pengembangan, dan memfasilitasi akses ke produk farmasi," kata Park kepada Reuters.
Kedutaan Besar AS di Seoul tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Sekitar 1,77 juta orang di Korea Selatan telah mendapatkan dosis pertama vaksin AstraZeneca Plc atau Pfizer. Angka ini terbilang rendah dibandingkan dengan tingkat vaksinasi di Amerika Serikat yang telah menyentuh angka 40 persen, menurut data Reuters.
Korea Selatan melaporkan 731 infeksi baru virus korona pada Selasa (20/4), naik dari 549 kasus sehari sebelumnya. Total infeksi Covid-19 di negara itu sebanyak 115.926 kasus, dengan 1.806 kematian. (Ant/OL-12)
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Operasi bedah estetika kini jadi gaya hidup modern. Sejumlah aktris Indonesia memilih Korea untuk tampil lebih segar dan percaya diri.
Sebagai tuan rumah, Indonesia tampil apik sejak menit awal, yang langsung membuahkan gol yang dicetak Mochammad Iqbal.
Presiden AS Donald Trump resmi mengumumkan kenaikan tarif impor untuk barang-barang Korea Selatan, termasuk otomotif dan farmasi, setelah kesepakatan dagang dinilai gagal.
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved