Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PFIZER-BioNTech tengah, Jumat (9/4), berusaha mendapatkan persetujuan agar vaksin covid-19 buatan mereka bisa digunakan untuk warga berusia 12-15 tahun di Amerika Serikat (AS). Jika disetujui, itu akan menjadi langkah maju dalam upaya menciptakan herd immunity.
Vaksinasi massal kelompok remaja akan melepaskan tekanan pada orangtua yang kesulitan menyeimbangkan antara mendampingi anak bersekolah di rumah dengan bekerja di rumah (WFH).
Pfizer-BioNTech mengatakan mereka akan mengajukan permohonan yang sama ke otoritas kesehatan lain di seluruh dunia.
Baca juga: Guaido Tuding Pemerintah Venezuela Bohong Soal Vaksin Covid-19
Permohonan yang diajukan kepada Badan Obat dan Makanan AS (FDA) dilakukan setelah uji klinis tahap ketiga vaksin Pfizer-BioNTech terhadap kelompok umut 12-15 yang menunjukkan efektivitas 100%.
Akhir Maret lalu, Pfizer-BioNTech merilis hasil uji coba yang dilakukan pada 2.260 responden remaja di AS yang disebut menunjukkan terciptanya antibodi yang kuat.
Saat ini, di AS, vaksin Pfizer-BioNTech telah mendapatkan persetujuan darurat untuk digunakan bagi warga yang berusia 16 tahun ke atas.
Anak-anak mengalami gejala yang lebih ringan jika tertular covid-19 sehingga vaksinasi terhadap mereka tidak masuk dalam prioriotas.
Namun, anak-anak adalah bagian besar dari komunitas sehingga mereka harus divaksinasi untuk mencapai herd immunity.
Pakar imunologi AS Anthony Fauci mengatakan sebanyak 70 hingga 85% warga harus mendapatkan vaksinasi untuk mencapai herd immunity. (AFP/OL-1)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Pfizer dan Moderna sedang mengembangkan vaksin flu burung berbasis mRNA untuk menghadapi ancaman virus Flu Burung yang semakin meningkat.
Pfizer melaporkan penurunan laba yang tajam pada Selasa (1/8) karena pendapatan terkait covid-19 yang jauh lebih rendah akibat prospek penjualan setahun penuh yang dibatasi.
Pfizer mencapai kesepakatan untuk membeli perusahaan biotek Seagen senilai US$43 miliar atau sekitar Rp661 triliun untuk memerangi kanker.
Wiku berharap vaksin Pfizer yang sudah disebar ke berbagai daerah digunakan dengan baik. Supaya masyarakat semakin terlindungi dari penularan covid-19.
Mengingat, sejumlah vaksin covid-19 buatan dalam negeri, seperti Indovac, baru mendapatkan izin penggunaan darurat (UEA) untuk dosis reguler 1 dan 2.
Badan POM telah memberikan Izin Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization (EUA)) untuk Nirmatrelvir 150mg/Ritonavir 100mg Tablet Salut Selaput.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved