Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pemimpin dari 23 negara, Uni Eropa (UE), dan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), Selasa (30/3), mendukung dorongan untuk perjanjian global baru untuk lebih mempersiapkan dunia dalam mengatasi pandemi di masa depan.
Seruan itu muncul dalam opini yang diterbitkan secara internasional yang ditandatangani oleh para pemimpin dari lima benua, termasuk Angela Merkel dari Jerman, Boris Johnson dari Inggris, Emmanuel Macron dari Prancis, Moon Jae-in dari Korea Selatan, dan Cyril Ramaphosa dari Afrika Selatan.
"Kami percaya bahwa negara-negara harus bekerja sama menuju perjanjian internasional baru untuk kesiapsiagaan dan respons pandemi," kata opini tersebut.
"Komitmen kolektif yang diperbarui seperti itu akan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan pandemi di tingkat politik tertinggi," lanjutnya.
Dorongan untuk meningkatkan upaya bersama itu datang ketika planet ini berjuang untuk menggabungkan kekuatan untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang telah menewaskan hampir 2,8 juta orang di seluruh dunia.
Penyebaran virus korona telah menyaksikan saling menyalahkan antara ibu kota dan tuduhan bahwa negara-negara kaya telah menimbun vaksin ketika ekonomi di seluruh dunia telah terpukul.
Opini tersebut mengatakan perjanjian itu harus ditujukan untuk meningkatkan kerja sama internasional dalam sistem peringatan, berbagi data dan penelitian untuk membantu melacak ancaman yang meningkat dan produksi vaksin, obat-obatan dan peralatan pelindung untuk mengatasi penyakit.
"Bersama-sama, kita harus lebih siap untuk memprediksi, mencegah, mendeteksi, menilai, dan secara efektif menanggapi pandemi dengan cara yang sangat terkoordinasi," kata para pemimpin itu.
"Pada saat Covid-19 telah mengeksploitasi kelemahan dan perpecahan kita, kita harus memanfaatkan kesempatan ini dan bersatu sebagai komunitas global untuk kerja sama damai yang melampaui krisis ini," tambahnya.
Perjanjian - yang pertama kali diusulkan oleh Kepala Uni Eropa Charles Michel di Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun lalu - kemungkinan akan menjadi fokus perselisihan internasional.
Michel dan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus akan mengadakan konferensi pers pada Selasa (30/3) mengenai proposal tersebut.
Para pemimpin dari kekuatan dunia termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia dan Jepang tidak termasuk di antara para penandatangan.
Tetapi mereka yang memasukkan namanya ke dalam rencana tersebut mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk memastikan akses universal dan adil ke vaksin, obat-obatan dan diagnostik yang aman, berkhasiat dan terjangkau untuk pandemi ini dan masa depan. (AFP/Nur/OL-09)
Daya tarik utama Gerbang Handara adalah kesempatan untuk mengabadikan momen di depan gerbang yang menawan.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
Zhao Zhena, perwakilan Miss China di Miss Universe 2025, menjadi salah satu kontestan yang paling banyak diperbincangkan tahun ini.
Seni batas tektonik yang memisahkan Afrika dan Asia sepertinya berjarak semakin jauh. Celah di dekat perbatasan kedua benua ini perlahan-lahan menjauh satu sama lain.
PAMERAN dagang B2B di sektor konsumen yang menghubungkan pemasok global dengan pembeli Asia, CSE Asia, kembali digelar pada 6-8 November 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Influenza adalah infeksi saluran pernapasan akut akibat virus tipe A, B, atau C, dengan gejala seperti demam, batuk, pilek, nyeri otot, dan kelelahan.
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Kremlin sebut Uni Eropa inkompeten dan tolak dialog dengan Kaja Kallas terkait perang Ukraina. Moskow pilih jalur komunikasi langsung dengan AS tanpa melibatkan UE.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved