Jumat 12 Maret 2021, 19:53 WIB

UE Sepakatai Vaksin Tunggal dari J&J

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
UE Sepakatai Vaksin Tunggal dari J&J

AFP
Ilustrasi

 

EROPA memberikan persetujuan bagi vaksin covid-19 dosis tunggal Johnson & Johnson, Kamis (11/3).

Vaksin covid-19 ini adalah yang keempat yang disetujui untuk digunakan di Uni Eropa setelah Pfizer-BioNTech, AstraZeneca-Oxford University dan Moderna.

European Medicines Agency (EMA) merekomendasikan vaksin J&J untuk warga yang berusia di atas 18 tahun.

Amerika Serikat, Kanada, dan Bahrain juga menyetujui penggunaan vaksin ini, sementara Afrika Selatan sedang melakukan peninjauan yang dipercepat.

"Dengan opini positif terbaru ini, pihak berwenang di seluruh Uni Eropa akan memiliki opsi lain untuk memerangi pandemi dan melindungi kehidupan dan kesehatan warganya," kata Direktur Eksekutif EMA Emer Cooke setelah badan tersebut memberikan persetujuan bersyaratnya.

Persetujuan resmi datang dari Komisi Eropa tak lama setelah itu, langkah terakhir untuk mengizinkan penggunaannya di seluruh blok.

Wilayah ini mengalami kesulitan untuk menjinakkan lonjakan kasus yang didorong oleh varian baru virus korona yang lebih menular, dengan negara-negara termasuk Italia dan Prancis memberlakukan penguncian baru.

Chief Scientific Officer J&J Paul Stoffels menggambarkan ini sebagai momen penting bagi produsen obat AS itu dan dunia saat pemerintah berjuang untuk mengendalikan pandemi yang telah menghancurkan ekonomi dan menewaskan lebih dari 2,7 juta orang.

Suntikan yang disebut COVID Vaccine Janssen ini akan membantu meningkatkan pasokan vaksin UE setelah peluncuran yang tersendat karena penundaan pengiriman dari Pfizer dan AstraZeneca.

“Pengiriman pertama akan dimulai pada paruh kedua April,” kata perusahaan itu, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengirimkan setidaknya 200 juta dosis ke UE tahun ini.

Volume tepatnya tidak jelas dan produsen obat AS itu telah mengatakan kepada Uni Eropa bahwa mereka menghadapi masalah pasokan yang dapat mempersulit rencana untuk memberikan 55 juta dosis secara penuh yang jatuh tempo pada kuartal kedua.

Pabrik J&J di Leiden di Belanda dan pabrik di Baltimore di Amerika Serikat yang dijalankan oleh Emergent BioSolutions telah mendapat izin dari regulator obat sebagai produsen bahan untuk vaksin.

Awal tahun ini, beberapa negara UE mengajukan pertanyaan tentang jaringan produksi dan kontrak J&J dengan UE, yang mengharuskannya mengirimkan vaksin yang dibuat di pabrik Belanda ke Amerika Serikat untuk dibotolkan sebelum dikirim kembali ke UE.

Berita bahwa UE telah menyetujui vaksin Johnson & Johnson datang ketika Norwegia dan Denmark untuk sementara menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca setelah adanya laporan pembentukan gumpalan darah pada beberapa orang yang telah divaksinasi.

Dalam uji coba global J&J yang melibatkan 44.000 orang, vaksin ditemukan 66 persen efektif mencegah covid-19 sedang hingga parah empat minggu setelah inokulasi. Suntikan ini juga 100 persen efektif dalam mencegah rawat inap dan kematian akibat virus.

Dalam pernyataannya pada Kamis, EMA mengatakan vaksin itu efektif 67 persen dua minggu setelah inokulasi. Efek samping biasanya ringan atau sedang dan hilang dalam beberapa hari setelah vaksinasi. Yang paling umum adalah nyeri di tempat suntikan, sakit kepala, kelelahan, nyeri otot dan mual.

Meskipun banyak vaksin saingan telah melaporkan tingkat perlindungan yang lebih tinggi, vaksin J & J dapat membantu meningkatkan pasokan UE yang menipis dan menyederhanakan kampanye inokulasi karena tidak memerlukan dosis kedua atau perlu dikirim dalam keadaan beku. (CNA/OL-8)

 

Baca Juga

AFP/TOM HARRISON

Royal Mint Inggris Ungkap Potret Koin Raja Charles III

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 30 September 2022, 14:08 WIB
Royal Mint Inggris pada hari Jumat meluncurkan patung resmi Raja Charles III yang akan muncul di koin setelah aksesi ke...
AFP/ Sean Rayford

Ribuan Orang Terjebak Banjir saat Badai Ian Menghantam Florida

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 30 September 2022, 14:05 WIB
Ribuan warga Florida yang terperangkap di tengah rumah-rumah yang terendam...
AFP/Oliver Contreras

Biden Tegaskan tidak akan Pernah Akui Aneksasi Ukraina oleh Rusia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 30 September 2022, 09:57 WIB
"Kehendak sebeneranya dari warga Ukraina terlihat jelas setiap hari saat mereka mengorbankan jiwa raga untuk mempertahankan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya