Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PAUS Fransiskus meminta para pemimpin Muslim dan Kristen Irak untuk mengesampingkan permusuhan dan bekerja sama untuk perdamaian dan persatuan dalam pertemuan antaragama di Irak.
"Ini adalah religiusitas yang benar, untuk menyembah Tuhan dan untuk mencintai sesama kita," kata Paus pada pertemuan Sabtu (6/3).
Paus Fransiskus melakukan perjalanan ke reruntuhan Ur di Irak selatan untuk memperkuat pesannya tentang toleransi antaragama dan persaudaraan selama kunjungan kepausan pertama kali ke negara yang terpecah oleh perpecahan agama dan etnis itu.
"Dari tempat ini, di mana iman lahir, dari tanah bapak kita Abraham, marilah kita tegaskan bahwa Tuhan itu penyayang dan bahwa penghujatan terbesar adalah mencemarkan nama-Nya dengan membenci saudara-saudari kita," ujarnya.
"Permusuhan, ekstremisme, dan kekerasan tidak lahir dari hati yang religius, mereka adalah pengkhianatan terhadap agama," tambahnya.
Paus mengatakan, tidak akan pernah ada perdamaian selama rakyat Irak memandang orang-orang dari agama yang berbeda sebagai pihak lain.
"Perdamaian tidak menuntut pemenang atau pecundang, melainkan saudara dan saudari yang, untuk semua kesalahpahaman dan luka di masa lalu, sedang melakukan perjalanan dari konflik menuju persatuan," ucapnya.
Paus yang memulai kunjungan tiga hari ke Irak di Baghdad pada Jumat, diperkirakan melakukan misa pada Sabtu malam di Katedral Kaldea Santo Yusuf di ibu kota.
Sebelumnya pada hari Sabtu, Paus Fransiskus dan pemimpin Muslim Syiah Irak Grand Ayatollah Ali al-Sistani menyampaikan pesan kuat tentang hidup berdampingan secara damai, mendesak umat Islam di negara Arab yang lelah perang untuk merangkul minoritas Kristen yang telah lama terkepung di Irak selama pertemuan bersejarah di kota suci Najaf.
Grand Ayatollah Ali al-Sistani mengatakan otoritas agama memiliki peran dalam melindungi orang-orang Kristen Irak, dan bahwa orang Kristen harus hidup dalam damai dan menikmati hak yang sama seperti orang Irak lainnya. Vatikan mengatakan, Paus Fransiskus berterima kasih kepada al-Sistani karena telah mengangkat suaranya untuk membela yang paling lemah dan paling teraniaya selama beberapa masa paling kejam dalam sejarah Irak baru-baru ini.
baca juga: Paus Fransiskus Bertemu Ulama Syiah Terkemuka di Irak
Pada Minggu (7/3) Paus akan melakukan perjalanan ke utara ke Mosul, bekas benteng ISIS, di mana gereja dan bangunan lain masih menanggung bekas konflik. Direktur proyek Prakarsa Irak dan peneliti senior program Timur Tengah dan Afrika Utara di Chatham House Renad Mansour, mengatakan bahwa kata-kata Paus penting sebagai simbol.
"Adalah baik bagi umat Kristiani di Irak serta semua warga Irak untuk memiliki pemimpin senior, pemimpin agama senior berkumpul dan menekankan pentingnya hidup berdampingan. Tapi bagaimana itu diterjemahkan ke dalam hak asasi manusia, hak warga negara dasar bagi orang Irak itu?" katanya.
"Dari perspektif kepemimpinan Irak, ini adalah kisah Irak yang tidak sering kita dengar setidaknya dari tahun 2003 jika tidak sebelumnya, kisah konflik, kisah sektarianisme. Ini adalah kisah mencoba melihat ke masa depan yang lebih baik, tetapi tentu saja, tantangan tetap ada," tandasnya. (Aljazeera/OL-3)
Popemobile yang digunakan Paus Fransiskus pada 2014 resmi dialihfungsikan menjadi klinik anak keliling untuk Gaza.
Menag Nasaruddin Umar mengenang kunjungan bersejarah Paus Fransiskus ke Indonesia pada September 2024, yang menjadi momen simbolik persaudaraan lintas iman.
Paus Fransiskus, lanjut Nasaruddin, juga mengajarkan pentingnya membangun jembatan antarumat beragama, bukan tembok pemisah.
Paus sebagai Uskup Roma dan pemimpin tertinggi Gereja Katolik bukan sekadar pemegang otoritas hierarkis, tetapi juga simbol persatuan dan pengganti Santo Petrus di dunia.
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen Paus Leo XIV dalam meneruskan perjuangan mendiang Paus Fransiskus
Paus Leo XIV memberikan penghormatan yang menyentuh kepada pendahulunya, mendiang Paus Fransiskus. Ia mengajak umat untuk mengenang dan merenungkan warisan Paus Fransiskus
Tiga kardinal AS mengeluarkan pernyataan bersama yang jarang terjadi, menyerukan kebijakan luar negeri bermoral dan menolak perang sebagai instrumen kepentingan nasional.
Lebih dari 60 artefak budaya milik komunitas First Nations, Inuit, dan Métis akhirnya dipulangkan dari Vatikan setelah lebih dari satu abad.
Paus Leo XIV memulai kunjungan tiga hari ke Libanon dengan pesan perdamaian, hanya beberapa hari setelah serangan Israel di Beirut.
Dalam audiensi dengan bintang Hollywood, Paus Leo XIV meminta sineas untuk terus berkarya sebagai “peziarah imajinasi” dan menyoroti penurunan minat menonton di bioskop.
Paus Leo XIV menyerukan refleksi mendalam atas kebijakan deportasi massal AS dan memperingatkan risiko meningkatnya ketegangan dengan Venezuela.
Paus Leo menyerukan refleksi mendalam atas perlakuan terhadap imigran di AS di bawah pemerintahan Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved