Rabu 24 Februari 2021, 09:10 WIB

Merkel Sebut Jerman dalam Gelombang Ketiga Pandemi

mediaindonesia.com | Internasional
Merkel Sebut Jerman dalam Gelombang Ketiga Pandemi

Tobias Schwarz / various sources / AFP
Kanselir Jerman Angela Merkel.

 

JERMAN sedang berada dalam gelombang ketiga pendemi virus korona, kata Kanselir Angela Merkel di hadapan anggota dewan partai konservatifnya, menurut dua sumber partisipan rapat kepada Reuters yang dikutip Antara, Selasa (24/2).

"Kita kini berada dalam gelombang ketiga," kutip mereka. Menurut sumber itu, Merkel memperingatkan bahwa pelonggaran aturan penguncian yang diberlakukan akhir tahun lalu dan yang diperpanjang sampai 7 Maret harus dilakukan secara bertahap dan hati-hati.

Penutupan usaha non-esensial dan kontrol perbatasan dengan Austria dan Republik Ceko, di mana terdapat wabah yang terkait dengan varian Covid-19 yang lebih menular, berhasil membantu pemerintah Jerman menurunkan infeksi baru harian Covid-19.

Akan tetapi peluncuran vaksinasi yang lamban serta risiko wabah utama dari varian yang cepat menyebar, yang telah teridentifikasi di Jerman dapat lebih mempersulit pelonggaran pembatasan.

"Kita tidak dapat mengendalikan pasang surut," kata Merkel di hadapan partisipan, mengisyaratkan bahwa dirinya ingin kembali ke kehidupan normal dilakukan secara hati-hati guna menghindari penguncian lanjutan jika infeksi mulai melonjak lagi.

Merkel menambahkan bahwa menyediakan lebih banyak tes cepat Covid-19 dan meningkatkan kapasitas pengujian dapat menjadikan kembali ke kehidupan normal lebih tahan lama, kata kedua sumber tersebut. (Ant/OL-09)

Baca Juga

AFP

Thailand Mulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 28 Februari 2021, 13:55 WIB
Dosis vaksin covid-19 pertama diterima Wakil PM Thailand Anutin Charnvirakul. Pejabat pemerintahan dan tenaga medis merupakan penerima...
AFP/JEROME FAVRE

Vaksin Pfizer-BioNTech Tiba di Hong Kong

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 28 Februari 2021, 11:23 WIB
Suntikan Pfizer-BioNTech akan diberikan kepada sekitar 2,4 juta penduduk yang memenuhi syarat dari kelompok prioritas seperti warga yang...
AFP

Dipecat Junta, Dubes Myanmar untuk PBB Tetap Berjuang Lawan Kudeta

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 28 Februari 2021, 11:06 WIB
"Saya memutuskan untuk melawan selama saya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya