Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGADILAN Polandia, Rabu (27/1), memutuskan untuk melarang aborsi di negara itu memicu aksi demonstrasi nasional yang diikuti ribuan orang di tengah pandemi covid-19.
Keputusan pengadilan itu berarti seluruh aborsi dilarang di Polandia kecuali dalam kasus pemerkosaan dan inses serta jika nyawa ibu terancam.
Demonstran yang melakukan aksi di Warsaw menyalakan ceruat berwarna merah, melambaikan bendera pelangi, dan membawa spanduk bertuliskan 'Ini berarti perang' dan 'Bebas memilih bukan diteror'.
Baca juga: Polisi Rusia Grebek Rumah dan Kantor Navalny
Para demonstran juga membawa spanduk petir merah yang biasa digunakan aktivis pro-choice.
Keputusan pengadilan itu didukung oleh politisi sayap kanan Polandia dan pemerintah Katolik yang mengatakan keputusan itu memberi kekuatan hukum untuk mencegah aborsi. (AFP/OL-1)
Meski suhu udara mencapai 5 derajat Celsius, pelaksanaan ibadah salat Idul Fitri di Wisma Duta, Warsawa berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.
Polandia memiliki fokus tersendiri, membangun pasukan darat, udara, dan angkatan laut untuk menghadapi konflik perbatasan di Ukraina.
KBRI Warsawa bekerja sama dengan ASITA menghadirkan 21 pelaku industri (sellers) asal Indonesia, mulai dari operator tur hingga perwakilan hotel dari destinasi unggulan.
KBRI Warsawa memboyong empat jenama UMKM unggulan, yaitu Serlium Leathers, Ittaherl, Roka Collections, dan Umiy Lasega Batik.
DUA sekutu utama Amerika Serikat (AS) di Eropa, Polandia dan Italia memutuskan tidak bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace
Pemilik enam gelar Grand Slam itu menegaskan tidak ingin terjebak dalam statistik masa lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved