Kamis 28 Januari 2021, 08:16 WIB

Maroko Mulai Vaksinasi Massal Covid-19

Basuki Eka Purnama | Internasional
Maroko Mulai Vaksinasi Massal Covid-19

AFP/FADEL SENNA
Petugas memerintahkan pemilik kedai kopi menutup tokonya di Rabat, Maroko seiring adanya pembatasan covid-19.

 

MAROKO, Kamis (28/1), mulai menggelar program vaksinasi massal untuk menangani penyakit covid-19, kata istana kerajaan. Kegiatan itu merupakan vaksinasi massal pertama di kawasan Afrika.

Negara Afrika Utara itu menerima 2 juta dosis vaksin AstraZeneca, yang diproduksi Serum Institute of India, serta 500 ribu dosis vaksin yang dibuat Sinopharm Tiongkok. Maroko mulai mendistribusikannya ke pusat-pusat vaksinasi di seluruh negeri, awal pekan ini.

Istana mengatakan vaksin akan tersedia untuk semua orang Maroko yang berusia di atas 17 tahun, tapi staf kesehatan, keamanan, dan pengajar akan menerima suntikan pertama.

Baca juga: Bill Gates Minta Dunia Siapkan Diri Hadapi Pandemi Berikutnya

Orang dapat mendaftar melalui laman untuk mendapatkan vaksin, yang akan diberikan secara gratis di 3 ribu lokasi di sekitar Maroko.

Kedua vaksin itu adalah jenis konvensional yang hanya membutuhkan persyaratan penyimpanan biasa seperti yang telah digunakan di Maroko, bukan fasilitas ultradingin yang diperlukan untuk beberapa suntikan lainnya.

Pemerintah menandatangani kesepakatan dengan Sinopharm, Agustus lalu, yang melibatkan pelaksanaan uji klinis di Maroko dan mengumumkan rencana untuk mendirikan pabrik produksi.

Raja Mohammad VI dan Presiden Tiongkok Xi Jinping juga telah membahas kerja sama vaksin. Maroko menyetujui kesepakatan pada September untuk membeli dosis vaksin AstraZeneca.

Maroko berencana memvaksinasi 25 juta orang, atau 80% populasinya, dalam tiga bulan.

Tapi, dengan meningkatnya persaingan global untuk mengamankan pasokan dosis vaksin, kemampuan negara untuk meluncurkan program nasional berskala luas bergantung pada aliran pasokan yang stabil, kata pejabat kementerian kesehatan.

Hingga Rabu (27/1), Maroko mencatat 468.383 kasus covid-19, termasuk 8.207 kematian, dengan 13.995 kasus masih aktif. (Ant/OL-1)

Baca Juga

AFP.

Gempa Berkekuatan 7,2 SR Guncang Peru Selatan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:25 WIB
Gempa terjadi pada pukul 07.02 waktu setempat pada kedalaman 218 kilometer, menurut USGS. Pusat Seismologi Nasional Peru mengatakan gempa...
AFP/Fabrice Coffrini.

Iran Sebut Zionis Kontrol Kebijakan AS terkait Kesepakatan Nuklir

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 20:55 WIB
Israel telah membuatnya seolah-olah mempertahankan IRGC dalam daftar itu penting untuk masa depan pembicaraan Iran, tetapi tidak demikian,...
AFP/Hazem Bader.

Investigasi CNN Perkuat Klaim Tentara Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 20:01 WIB
Pada saat-saat berikutnya, seorang pria berkaus putih mencoba beberapa kali untuk memindahkan Abu Akleh, tetapi dipaksa mundur berulang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya