Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL, Minggu (24/1), membuka kedutaan besar mereka di Uni Emirat Arab, empat bulan setelah negara Yahudi dan negara Teluk itu menormalisasi hubungan mereka.
Pembukaan kedutaan besar itu merupakan langkah diplomatik terbaru Usrael ke dunia Arab setelah normalisasi hubungan dengan empat negara selama beberapa bulan terakhir.
"Hari ini, kedutaan besar Israel di Abu Dhabi resmi beroperasi dengan tibanya Duta Besar Eitan Naeh," ujar Kementerian Luar Negeri Istael dalam sebuah pernyataan resmi.
Baca juga: Hari Ini Mesir Luncurkan Vaksinasi Sinopharm
"Kedutaan Besar Israel di Uni Emirat Arab akan mempercepat kemajuan hubungan antara kedua negara di semua tingkat," lanjut kementerian itu.
Uni Emirat Arab, bersama Bahrain, mendatangani kesepakatan normalisasi hubungan dengan Israel, September lalu.
Kesepakatan yang diprakarsai oleh Amerika Serikat itu menghancurkan konsensus di dunia Arab yang menyatakan tidak akan menormalisasi hubungan dengan Israel hingga adanya kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.
Palestina mengecam kesepakatan normalisasi hubungan itu dan menyebutnya sebagai pengkhianatan.
Kedutaan Besar Israel di Abu Dhabi akan beroperasi dari kantor sementara hingga ditemukan lokasi permanen. (AFP/OL-1)
SERANGAN udara menghantam sebuah gedung di Dubai. Gedung itu dilaporkan terkena pecahan dari proyektil yang berhasil dicegat sistem pertahanan udara.
Penurunan produksi di tiga negara pertama sekitar seperlima dari total produksi Januari mereka, dan di Irak mencapai 70%, menurut laporan tersebut.
Uni Emirat Arab (UEA) tegas bantah laporan Bloomberg terkait menipisnya cadangan rudal pertahanan udara di tengah perang AS-Israel vs Iran. Cek faktanya!
Etihad Airways menghentikan sementara seluruh penerbangan dari dan menuju Abu Dhabi akibat penutupan wilayah udara regional.
Laporan lengkap kerusakan infrastruktur di Dubai, termasuk Bandara DXB dan Burj Al Arab, pasca serangan balasan Iran Maret 2026.
Pernyataan itu disampaikan dalam percakapan telepon antara pemimpin de facto Arab Saudi tersebut dengan Presiden UEA Mohamed bin Zayed (MBZ)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved