Sabtu 23 Januari 2021, 08:39 WIB

WHO: Terlalu Dini untuk Menyimpulkan Asal-Usul Covid-19

Nur Aivanni | Internasional
WHO: Terlalu Dini untuk Menyimpulkan Asal-Usul Covid-19

Christopher Black / World Health Organization / AFP
Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan.

 

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan dari misinya ke Wuhan apakah pandemi covid-19 dimulai di Tiongkok. Tim ahli WHO tiba di Wuhan pada 14 Januari untuk mulai menyelidiki asal-usul virus korona yang mematikan. Lebih dari setahun setelah kasus pertama terdeteksi di kota Tiongkok itu. Tim kemudian menjalani karantina selama dua minggu di hotel.

Tiongkok bersiap untuk pengawasan yang akan dibawa tim ahli WHO ke narasi virusnya. Beijing telah memberikan gagasan bahwa pandemi dimulai di luar perbatasannya.

"Semua hipotesis ada di atas meja. Dan pasti terlalu dini untuk sampai pada kesimpulan di mana tepatnya virus ini dimulai, baik di dalam atau di luar Tiongkok," kata Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan.

"Ada perbedaan pengamatan ilmiah di berbagai belahan dunia. Semua itu sangat penting, karena itu membangun gambaran," katanya dalam konferensi pers di Jenewa, Jumat (22/1).

Virus korona telah membunuh lebih dari dua juta orang sejauh ini dan menginfeksi puluhan juta orang lainnya serta menghancurkan ekonomi global. WHO mengatakan menentukan jalur virus dari hewan ke manusia penting untuk mencegah wabah di masa depan. Dikatakannya, penyelidikan harus dimulai dengan benar di mana kasus pertama ditemukan dan mengikuti jejak petunjuk dari sana.

"Mari melangkah mundur, ikuti buktinya, ikuti sains. Tim kami ada di lapangan, mereka memiliki pengalaman yang baik bekerja dengan kolega dari Tiongkok. Kami sedang mengerjakan datanya," kata Ryan.

baca juga: Pfizer Kurangi Kuota Vaksin untuk Negara Anggota Uni Eropa

Data tersebut, lanjutnya, akan membawa ke fase selanjutnya kemana tim harus pergi untuk melihat asal-usul virus tersebut. 

"Masih terlalu dini untuk mengambil kesimpulan, tapi kami yakin kami membuat beberapa kemajuan dan kami berharap untuk terus melakukannya demi kepentingan kesehatan masyarakat di masa depan," terangnya. (AFP/OL-3)
 

Baca Juga

OSHIKAZU TSUNO / POOL / AFP

Tokyo Perpanjang Keadaan Darurat Covid-19 Hingga 21 Maret

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 05 Maret 2021, 10:51 WIB
Dalam keadaan darurat, pemerintah telah meminta restoran dan bar tutup pada pukul 8 malam serta berhenti menyajikan alkohol satu jam lebih...
Tiziana FABI / AFP

Italia Blokade Ekspor Vaksin Covid-19 AstraZeneca ke Australia

👤 Nur Aivanni 🕔Jumat 05 Maret 2021, 09:53 WIB
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Italia mengatakan bahwa pengiriman tersebut dihentikan karena terus kekurangan vaksin di...
AFP

Kementerian dan Konglomerat Militer Myanmar Masuk Daftar Hitam AS

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 05 Maret 2021, 08:45 WIB
AS menambahkan Kementerian Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri serta konglomerat militer teratas di Myanmar dalam daftar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya