Rabu 13 Januari 2021, 12:50 WIB

Pompeo Sebut Iran Sebagai Rumah Baru Al-Qaeda

Basuki Eka Purnama | Internasional
Pompeo Sebut Iran Sebagai Rumah Baru Al-Qaeda

AFP/Andrew Harnik
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo

 

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo, Selasa (12/1), menuding Iran sebagai markas baru kelompok Al-Qaeda. Pernyataan itu diejek oleh Teheran dan dipertanyakan oleh pakar terorisme.

Kurang dari sepekan sebelum presiden terpilih AS Joe Biden dilantik, Pompeo mengonfirmasi laporan New York Times yang menyebut orang kedua Al-Qaeda tewas di Teheran, tahun lalu.

"Al-Qaeda telah memiliki rumah baru. Itu adalah Republik Islam Iran," ujar Pompeo dalam pidato di National Press Club.

"Saya mengatakan Iran adalah Afghanistan baru, dalam hal menjadi markas geografis Al-Qaeda, Namun, berbeda dengan di Afghanistan, dengan Al-Qaeda bersembunyi di pegunungan, saat ini, Al-Qaeda beroperasi di bawah perlindungan rezim Iran," lanjutnya.

Baca juga: AS Siapkan Dakwaan Makar bagi Penyerang Gedung Capitol

Pompeo, yang memerintahkan sanksi bagi Iran dan serangan yang menewaskan seorang jenderal Iran pada tahun lalu, mendesak dunia internasional meningkatkan tekanan pada Iran sembari menyebut aliansi antara Iran dan Al-Qaeda sebagai 'kekuatan besar iblis dunia'.

Iran, negara syiah, secara ideologis menentang Al-Qaeda dan Islamic State (IS), gerakan Sunni yang mayoritas warganya adalah keuturunan Arab. Iran juga dengan gigih melawan dua kelompok itu.

Karenanya, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menuding Pompeo berusaha mengakhiri kariernya dengan menyebar kebohongan.

"Tidak ada yang tertipu," kata Zarif sembari menggarisbawahi bahwa para pembajak pesawat yang melancarkan serangan pada 11 September 2001 berasal dari negara favorit Pompeo. Sebanyak 15 dari 19 pembajak berasal dari Arab Saudi. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Hector RETAMAL

Tiongkok Laporkan Kematian Kedua Akibat Covid-19 pada Tahun ini

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 28 Januari 2021, 09:50 WIB
Kasus kematian baru itu terjadi di Tonghua, Provinsi Jilin, pada seorang pasien berumur 87 tahun akibat covid-19 dan berbagai penyakit...
AFP/JACK TAYLOR

Thailand Targetkan 19 Juta Orang Divaksin Covid-19 pada Februari

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 28 Januari 2021, 09:32 WIB
Perdana Menteri Thailanda, Prayut Chan-o-cha, meminta maaf karena tidak menyelesaikan masalah terkait Covid-19 secepat yang diminta...
AFP/Wojtek RADWANSKI

Polandia Larang Aborsi, Warga Gelar Demonstrasi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 28 Januari 2021, 09:06 WIB
Keputusan pengadilan itu berarti seluruh aborsi dilarang di Polandia kecuali dalam kasus pemerkosaan dan inses serta jika nyawa ibu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya