Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PETINGGI Uni Eropa mengungkapkan keterkejutan mereka atas serangan terhadap demokrasi Amerika Serikat (AS) yang terjadi saat ribuan pendukung Presiden AS Donald Trump menyerbu Gedung Kongres, Rabu (6/1).
"Saya sangat terkejut menyaksikan apa yang terjadi di Washington, DC," ujar Presiden Dewan Eropa Charles Michel di Twitter.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan, "Saya percaya dengan kekuatan insitusi AS dan demokrasi. Trasisi damai adalah kekuatan inti mereka."
"Joe Biden memenangkan pemilu. Saya tidak sabar bekerja dengannya saat dia menjadi presiden AS," lanjutnya.
Baca juga: Menlu Prancis Kecam Serangan terhadap Demokrasi di AS
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kosep Borrell mengatakan, "Di mata dunia, demokrasi Amerika, malam ini, tengah diserang."
"Apa yang terjadi tidak mencerminkan Amerika. Hasil pemilu 3 November harus dihormati," imbuhnya.
Dia kemudian memuji Biden, yang menyebut aksi penyerangan terhadap Gedung Kongres sebagai pemberontakan.
"Kekuatan demokrasi AS akan menang melawan kelompok ektremis," tambah Borrell. (AFP/OL-1)
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
Hari ke-1.460: Rusia gempur Kyiv & Lviv dengan 345 drone-rudal. Putin prioritaskan nuklir, sementara Hungaria ancam blokir sanksi Uni Eropa terkait aliran minyak.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memuji putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif Donald Trump.
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved