Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MESIR telah menyetujui penggunaan vaksin covid-19 yang dikembangkan oleh raksasa farmasi Tiongkok Sinopharm. Peluncuran vaksin tersebut akan dimulai akhir Januari.
"Otoritas farmasi Mesir pada Sabtu menyetujui vaksin Sinopharm Tiongkok," kata Menteri Kesehatan Mesir Hala Zayed Sabtu (2/1) malam, di saluran lokal MBC Masr.
Batch pertama vaksin dikirimkan pada Desember, dengan dosis lebih lanjut diharapkan bulan ini. "Pengiriman kedua vaksin ini akan tiba pada minggu kedua atau ketiga Januari, dan segera setelah tiba, kami akan mulai vaksinasi," kata Zayed.
Setiap batch vaksin terdiri dari 50.000 dosis. Kementerian pun telah mengumumkan bahwa kelompok pertama yang menerimanya adalah tenaga medis. Zayed mengatakan Mesir berencana untuk membeli 40 juta dosis vaksin Sinopharm.
Mesir, negara terpadat di dunia Arab dengan sekitar 100 juta penduduk, telah mencatat lebih dari 140.000 kasus penyakit covid-19, termasuk 7.800 kematian.
Sinopharm, pada Rabu, mengumumkan bahwa salah satu vaksinnya, yang akan didistribusikan di Tiongkok, efektif 79 persen. Efektivitas vaksin lebih rendah daripada vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer-BioNTech dan Moderna yang keduanya lebih dari 90 persen efektif.
Sementara, vaksin yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford telah terbukti 70 persen efektif dengan satu dosis dan 100 persen efektif dengan dua dosis.
Mesir juga akan menerima vaksin AstraZeneca/Oxford pada minggu ketiga atau keempat bulan Januari, menurut Zayed, yang menambahkan bahwa kontrak sedang diselesaikan. Dan negosiasi dengan Pfizer juga sedang berlangsung. (AFP/OL-8)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved