Jumat 18 Desember 2020, 12:27 WIB

Otoritas Palestina Perketat Pembatasan Covid-19

Basuki Eka Purnama | Internasional
Otoritas Palestina Perketat Pembatasan Covid-19

AFP/HAZEM BADER
Pasukan keamanan Palestina menutup perbatasan di utara Kota Hebron, Tepi Barat seiring pemberlakuan pembatasan covid-19.

 

OTORITAS Palestina, Kamis (17/12), memperketat pembatasan covid-19, termasuk menutup sekolah dan universitas selama dua pekan untuk menekan angka infeksi.

Perdana Menteri Palestina Mohammed Shtayyeh mengatakan pembatasan itu berlaku di seluruh wilayah Tepi Barat.

Sekolah dan universitas akan ditutup mulai Minggu (20/12) dengan para pelajar dan mahasiswa melanjutkan pembelajaran secara daring.

Baca juga: Belanda akan Mulai Vaksinasi Covid-19 pada 8 Januari

Pusat kebugaran, restoran, kafe, dan salon juga harus ditutup.

Transportasi antara 11 provinsi di Tepi Barat juga dihentikan mulai Kamis (17/12).

Kementerian dan kantor pemerintah lainnya akan mengurangi karyawan yang boleh bekerja dari kantor menjadi 30%.

Jam malam yang telah diberlakukan sejak akhir November akan diperpanjang.

Pekan lalu, Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas mengatakan misa Natal di Betlehem yang biasanya dihadiri umat Kristen akan digelar secara tertutup karena pandemi covid-19.

Tepi Barat yang memiliki populasi lebih dari 2,8 juta jiwa telah mencatatkan 86.594 kasus covid-19 termasuk 846 kematian. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Abbas Momani.

Ketika Pengendara Mobil Israel Tersesat di Wilayah Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 21:34 WIB
Polisi mengidentifikasi salah satu orang Israel sebagai penduduk permukiman Shiloh di Tepi Barat. Satu lagi tinggal di kota Elad yang...
AFP/Rodger Bosch.

Orang yang Pernah Terinfeksi Covid-19 tidak Kebal Omicron

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 20:58 WIB
Tren ini juga terlihat pada model yang memproyeksikan kasus-kasus tersebut terhadap populasi secara...
AFP/Punit Paranjpe.

India Umumkan Dua Kasus Pertama Varian Omicron

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 20:47 WIB
Kota terbesar di negara itu Mumbai pada Rabu memberlakukan karantina tujuh hari wajib untuk semua penumpang yang datang dari negara-negara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya