Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PESAWAT luar angkasa tidak berawak milik Tiongkok yang membawa batu dan tanah dari Bulan kembali dengan selamat ke Bumi pada Kamis (17/12) pagi waktu setempat. Ini menjadi misi pertama dalam empat dekade untuk mengumpulkan sampel dari bulan.
“Kapsul yang membawa sampel yang dikumpulkan pesawat luar angkasa Chang'e-5 mendarat di wilayah Mongolia, utara Tiongkok,” lapor Xinhua, mengutip Administrasi Luar Angkasa Nasional Tiongkok (CNSA).
Direktur CNSA Zhang Kejian menyatakan misi itu berhasil. Misi tersebut menjadikan Tiongkok negara ketiga yang berhasil mengambil sampel dari Bulan, setelah Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet pada 1960-an dan 1970-an.
Baca juga: Tiongkok Benderol Vaksin Covid-19 Lokal Setara Rp433 Ribu
Beijing ingin mengejar ketertinggalan dari Washington dan Moskow setelah menghabiskan beberapa dekade menyamai pencapaian para pesaing mereka dan telah menggelontorkan miliaran dolar untuk program luar angkasa yang dijalankan militer.
Pesawat ruang angkasa Chang’e-5 mendarat di Bulan pada 1 Desember dan memulai perjalanan kembali ke Bumi, dua hari kemudian. Saat berada di Bulan, pesawat tersebut juga mengibarkan bendera Tiongkok.
“Saat pesawat tersebut meninggalkan Bulan, dua hari kemudian, itu menandai pertama kalinya Tiongkok berhasil lepas landas dari benda luar angkasa,” kata CNSA.
Para ilmuwan berharap sampel yang dibawa Chang’e-5 akan membantu mereka mempelajari tentang asal-usul Bulan, pembentukan, dan aktivitas vulkanik di permukaannya.
Misi pesawat ruang angkasa itu adalah mengumpulkan 2 kg material di area yang dikenal sebagai Oceanus Procellarum atau Ocean of Storms, dataran lava luas di Bulan yang belum dijelajahi sebelumnya.
“Kapsul berisi tanah dan batuan Bulan akan diterbangkan ke Beijing untuk dibuka dan sampel Bulan akan dikirim ke tim peneliti untuk dianalisa dan dipelajari,” kata badan antariksa Tiongkok.
Wakil Cirektur Pusat Program Eksplorasi dan Luar Angkasa Bulan CNSA Pei Zhaoyu mengatakan Tiongkok akan menyediakan beberapa sampel bagi para ilmuwan di negara lain.
Xinhua menggambarkan misi tersebut sebagai salah satu yang paling menantang dan rumit dalam sejarah kedirgantaraan Tiongkok. Pesawat itu terdiri dari pesawat terpisah untuk sampai ke bulan, mendarat di atasnya, dan mengumpulkan sampel, bangkit kembali dan kemudian mengembalikan bebatuan dan tanah ke Bumi.
Kapsul kembali memasuki atmosfer Bumi pada ketinggian sekitar 120 km. Ketika berada sekitar 10 km di atas tanah, sebuah parasut terbuka dan mendarat dengan mulus, setelah itu tim pencari menemukannya.
Di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping, rencana untuk mewujudkan impian luar angkasa telah disusun dengan sangat serius. Tiongkok berharap memiliki stasiun luar angkasa berawak pada 2022 dan pada akhirnya mengirim manusia ke Bulan. (The Guardian/OL-1)
NASA resmi mengumumkan rencana ambisius untuk melakukan setidaknya satu kali pendaratan di Bulan setiap tahun, yang akan dimulai pada 2027.
Ilmuwan temukan potensi kacang arab sebagai sumber pangan masa depan utama di Bulan. Cek hasil penelitian NASA terkait ketahanan legum di tanah ekstrem luar angkasa.
Astronom lewat teleskop James Webb temukan planet baru L 98-59 d. Planet lava ini berbau telur busuk dan membuka kategori baru dalam ilmu astronomi.
Melalui tema bertajuk Evolving Universe, pemain PUBG Mobile akan diajak merasakan sensasi bertarung dengan nuansa kedalaman luar angkasa yang tersedia hingga 10 Mei 2026.
Penelitian terbaru mengungkap fenomena mengejutkan di bulan-bulan es seperti Enceladus dan Miranda. Penurunan tekanan akibat lelehan es bisa memicu samudra bawah tanah mendidih.
NASA izinkan astronaut bawa iPhone ke Bulan dalam misi Artemis 2026. Simak aturan berat, tantangan radiasi, dan suhu ekstrem di permukaan lunar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved