Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN AS terpilih Joe Biden berjanji memimpin rencana vaksinasi massal paling efisien dalam sejarah AS. Ia menetapkan target 100 juta vaksinasi covid-19 dalam 100 hari pertamanya menjabat.
Biden, yang mulai menjabat pada 20 Januari, mengatakan pada bulan-bulan pertama menjabat tidak akan mengakhiri wabah, tetapi akan mengubah arah wabah covid-19.
Johns Hopkins University mencatat AS memiliki 15 juta kasus infeksi dalam pandemi sejauh ini dan 285.000 kematian.
"Dalam 100 hari pertama kita bisa mengubah perjalanan penyakit dan mengubah hidup di Amerika menjadi lebih baik," kata Biden dalam konferensi pers di Delaware.
Tetapi, dia memperingatkan upaya vaksinasi virus korona akan melambat dan terhenti jika kongres tidak segera memberikan pendanaan.
"Ada kemungkinan nyata bahwa setelah putaran awal vaksinasi, upaya itu akan melambat dan terhenti," imbuhnya.
Baca juga: Biden Tunjuk Xavier Beccera Jadi Menteri Kesehatan
Sementara itu, pemerintahan Presiden AS Donald Trump berharap untuk memvaksinasi sebanyak 24 juta orang pada pertengahan Januari. Trump juga menandatangani perintah eksekutif yang bertujuan untuk memastikan orang Amerika mendapat prioritas pertama dalam menerima dosis.
Beberapa media AS mengatakan perintah eksekutif tersebut mencerminkan kekhawatiran pasokan mungkin tidak cukup.
Regulator AS, pada Selasa, mengonfirmasi vaksin covid-19 Pfizer/BioNTech 95% efektif. Itu membuka jalan agar vaksin tersebut bisa disetujui untuk penggunaan darurat.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) tidak menemukan masalah keamanan untuk menghentikan persetujuan vaksin tersebut. Mereka akan bertemu pada Kamis untuk membuat keputusan resmi.(BBC/AFP/OL-5)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved