Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Kasus Covid-19 di Prancis Tunjukan Tren Membaik

Atikah Ishmah Winahyu
02/12/2020 12:41
Kasus Covid-19 di Prancis Tunjukan Tren Membaik
Warga mengenakan masker saat berada di atas Menara Eifel di Paris, Prancis.(AFP/Thomas SAMSON)

INFEKSI covid-19 di Prancis berada di bawah 10 ribu kasus selama tiga hari berturut-turut pada Selasa (1/12). Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit akibat penyakit tersebut juga menunjukkan tren penurunan.

Pemerintah telah melonggarkan lockdown nasional keduanya yang diberlakukan pada 30 Oktober 2020 dengan mengizinkan semua toko dibuka kembali pada akhir pekan.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, pekan lalu, mengatakan lockdown dapat dicabut pada 15 Desember jika jumlah infeksi baru per hari turun menjadi 5 ribu dan jumlah pasien covid-19 dalam perawatan intensif menurun menjadi antara 2.500-3.000 orang.

Baca juga: Peneliti AS Kembangkan Semprotan Hidung untuk Cegah Covid-19

Macron mengatakan Prancis harus memulai kampanye vaksinasi covid-19 yang lebih luas antara April dan Juni tahun depan, setelah sebelumnya menargetkan sekelompok orang yang lebih kecil.

Otoritas kesehatan melaporkan 8.083 infeksi covid-19 baru selama 24 jam terakhir pada Selasa (1/12). Sedangkan pada Senin (30/11), pemerintah mencatat penambahan kasus mencapai 4.005 dan 9.784 pada Minggu (29/11).

Selama tujuh hari terakhir, pergerakan infeksi baru covid-19 harian rata-rata turun di bawah 11 ribu untuk pertama kalinya sejak 2 Oktober 2020 lalu atau empat kali lebih rendah dari level tertinggi pada 7 November 2020 yang mencapai 54.440 kasus.

Jumlah kumulatif kasus covid-19 di Prancis, saat ini, berjumlah 2.230.571 kasus, tertinggi kelima di dunia.

Jumlah orang yang dirawat di rumah sakit karena penyakit itu turun 619 orang menjadi 27.639 orang, di bawah 28 ribu kasus untuk pertama kalinya sejak 4 November. Jumlah pasien di ICU juga turun sebanyak 146 menjadi 3.605 orang.

Jumlah warga di Prancis yang meninggal karena infeksi covid-19 naik 775 menjadi 53.506 orang. Tetapi, selama tujuh hari, rata-rata penambahan jumlah kematian harian hanya mencapai 467, di bawah 500 untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga minggu. (CNA/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya