Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Inggris telah mengamankan 2 juta dosis kandidat vaksin covid-19 dari Moderna. Vaksin tersebut dijadwalkan tersedia di Eropa pada awal musim semi.
Upaya itu setelah Inggris mengamankan 5 juta dosis vaksin dari perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS). Kesepakatan baru muncul sehari setelah Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson menunjuk Nadhim Zahawi sebagai menteri yang fokus pada penanganan vaksin covid-19.
Saat ini, Inggris memiliki akses ke kandidat vaksin Moderna dengan dosis untuk sekitar 3,5 juta orang. Secara keseluruhan, negara kerajaan mempunyai akses 357 juta dosis vaksin dari tujuh pengembang.
"Dengan berbagai kandidat vaksin, kami siap untuk melakukan vaksinasi. Tentunya setelah mendapat persetujuan dari regulator farmasi," tutur Menteri Kesehatan Matt Hancock.
Baca juga: Filipina Pesan 2,6 Juta Vaksin Covid-19 dari AstraZeneca
Vaksin eksperimental Moderna diketahui 94,5% efektif mencegah infeksi covid-19. Itu berdasarkan data sementara uji coba tahap akhir. Pengiriman suplai vaksin ke Inggris dimulai awal musim semi.
Tepatnya setelah vaksin memenuhi standar Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan Inggris. Negara itu juga telah memesan 40 juta dosis vaksin yang dikembangkan BioNTech dan Pfizer.
Regulator Inggris dilaporkan menyetujui vaksin BioNTech-Pfizer pekan ini. Adapun pengiriman dimulai dalam waktu dekat. Inggris juga mendapatkan 100 juta dosis vaksin yang dikembangkan AstraZeneca dan Universitas Oxford.(CNA/OL-11)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved