Kamis 12 November 2020, 07:26 WIB

KJRI Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Ledakan di Jeddah

Basuki Eka Purnama | Internasional
KJRI Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Ledakan di Jeddah

AFP/STR
Gambar depan pemakaman non-muslim di Jeddah tempat sebuah ledakan terjadi.

 

KONSULAT Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengatakan, hingga saat ini, tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban ledakan di sebuah pemakaman non-Muslim di kawasan Al Balad, Jeddah, Arab Saudi.

"Pada tanggal 11 November 2020, telah terjadi ledakan, sekitar pukul 12.30 waktu Arab Saudi, di sebuah pemakaman Non-Muslim di kawasan Al Balad, Jeddah. Hingga saat ini, tidak ada WNI yang menjadi korban dalam kejadian tersebut," ungkap KJRI Jeddah dalam pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram, Kamis (12/11).

KJRI Jeddah mengimbau seluruh WNI di wilayah kerja KJRI Jeddah untuk meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan terutama di tempat umum dan
kerumunan massa seperti pusat perbelanjaan dan pasar.

Baca juga: Rusia Mulai Awasi Gencatan Senjata

WNI diharapkan selalu memantau informasi resmi dari otoritas setempat dan Perwakilan RI di Arab Saudi, kata KJRI.

KJRI Jeddah kembali mengingatkan seluruh WNI untuk tidak menyebarluaskan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya (hoaks).

Dalam kondisi darurat, WNI dapat menghubungi nomor Call Center
Hotline KJRI Jeddah +966 50 360 9667. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Roberto SCHMIDT / AFP

Biden Bakal Batalkan Keputusan Trump Terkait Izin Masuk WNA

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 19 Januari 2021, 19:30 WIB
Presiden Amerika Serikat terpilih, Joe Biden, akan membatalkan keputusan Trump terkait izin masuk bagi warga negara asing (WNA) dari luar...
AFP/Frederic J. Brown

Meksiko Desak Biden Reformasi Kebijakan Imigrasi

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 19 Januari 2021, 19:29 WIB
Dalam kampanye pilpres AS, Biden menawarkan upaya penyelesaian reformasi imigrasi. Presiden Meksiko pun menagih janji pemerintahan...
AFP

Positif Covid-19 di California Tembus 3 Juta Kasus

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 19 Januari 2021, 19:05 WIB
Rata-rata, California telah menghadapi sekitar 500 kematian dan 40.000 kasus baru setiap hari selama dua minggu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya