Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN warga Amerika Serikat (AS) yang menginginkan adanya pergantian pemimpinnya dengan memilih Joe Biden, dunia internasional juga menyambut positif hadirnya pemerintahan baru di negara adikuasa tersebut. Tak heran ucapan selamat dari para pemimpin dunia kepada presiden AS terpilih itu pun membanjiri media media massa dan media sosial.
Ketua Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII) Yusran menilai, perbedaan karakter yang cukup kontras antara Biden dan Presiden Donald Trump, memang memberi harapan baru dalam peta politik internasional. Trump dinilai cendrung melakukan pendekatan yang bersifat unilateral. Beberapa kebijakan luar negerinya yang kontroversial sering menimbulkan instabilitas kawasan.
"Nah dengan terpilihnya Joe Biden tentu masyarakat internasional berharap bahwa Amerika Serikat bisa kembali pada konsep multilateralisme dalam menyelesaikan berbagai persoalan dunia, termasuk juga dengan soal-soal bagaimana dunia mengatasi pandemi ini berasama," ungkapnya kepada Media Indonesia, Minggu (8/11).
Menurutnya, bebeapa kebijakan Trump pun telah menimbulkan kemarahan dunia internasional, seperti masalah Israel-Palestina. Begitu pula dengan perang dagang antara AS -Tiongkok yang telah menyebabkan goncangan pada ekonomi dunia, serta keterlibatannya dalam konflik Laut China Selatan.
"Dan ini tentunya tidak menyehatkan bagi pola hubungan antar kedua negara yang berimplikasi pada tatanan ekonomi glonal," imbuhnya.
Meski demikian, Yusran juga mengatakan bahwa ada juga masyarakat dunia yang mengharapkan Trump kembali memimpin AS. Hal itu tidak terlepas dari kebijakannya yang cedrung mengarah pada investasi dan perdagangan untuk memperkuat perekonomian.
Sementara, Biden dalam berbagai kampanyenya ingin kembali meletakan dasar-dasar politik AS yang lebih bisa diterima secara umum di mata internasional. Misalnya terkait kebijakan politik di Timur Tengah terurama Israel dan Paletina dengan prinsip yang tegas. Kemudian soal pemulihan hubungan dengan Tiongkok dan juga negara mayoritas Islam.
Baca juga : Keluar Gedung Putih, Trump Bakal Hadapi Masalah Hukum
"Termasuk juga Biden berusaha menormalisasi dengan lembaga dunia WHO yang secara sepihak waktu di pemerintahan Trump, AS keluar dari WHO," katanya.
Biden juga dinilai akan fokus pada masalah lingkungan seperti kembali bergambung dengan perjanjian Paris. Hal itu tentu akan mengembalikan citra AS di mata dunia internasional.
Terkait penolakan Trump terhadap hasil pilpres, Dosen Hubungan Internasional Universitas Budi Luhur itu menilai sebagai hal yang wajar dalam kontestasi politik. Apalagi proses pemilihannya berjalan ketat dengan berbagai klaim dan tuduhan kecurangan.
Trump, lanjutnya sejal wala sudah yakin akan kembali memenangkan periode keduanya. Namun, masyarakat AS ternyata menginginkan pemimpin baru setelah berbagai persoalan domestik seperti masalah pandemi, rasisme, hingga imigran.
"Donald Trump sejak awal proses kampanye sangat percaya diri memenangkan kontesatasi ini dan kemudian tiba-tiba persoalannya berbah," tambahnya.
Dia pun menambahkan, terpilihnya Biden juga akan berdampak pada politik, keamanan dan ekonomi Indonesia. Sebagai mitra strategis tentu hubingan kedua negara akan menghadirkan berbagai kerja sama yang menguntungkan kedua negara.
Namun, di satu pihak Indonesia perlu mewaspadai kebijakan Biden yang berkaitan dengan isu lingkungan. Mengingat, sebagai salah satu produsen minyak sawit terbesar dunia, Indonesia akan menghadapi tantangan cukup berat dari pemimpin dunia yang concern pada isu lingkungan.(OL-7)
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
WASHINGTON pada Selasa (6/1) memperingati lima tahun penyerbuan massa ke Gedung Capitol AS.
Instalasi Presidential Walk of Fame di Gedung Putih menuai sorotan. Trump pasang plakat bernada tajam, sebut Joe Biden presiden terburuk AS.
AMERIKA Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan senjata senilai US$11 miliar kepada Taiwan. Hal ini diumumkan pemerintah Taipei, kemarin.
Departemen Luar Negeri AS kembali mewajibkan penggunaan Times New Roman ukuran 14 poin, membatalkan aturan penggunaan Calibri era Biden.
Pemerintahan Donald Trump memulai proses wawancara ulang terhadap pengungsi yang masuk ke AS di era Biden.
SEJUMLAH perusahaan besar AS, termasuk Meta Platforms, Broadcom, dan Qualcomm, menghadapi masalah baru saat mencoba memanfaatkan diskon pajak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved