Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM penutupan jajak pendapat pemilihan presiden AS, Rabu (4/11), petahana Donald Trump dan penantangnya dari Partai Demokrat Joe Biden masih terus berjuang berebut kursi di Gedung Putih.
Saat ini, ada tujuh negara bagian yang masih belum menentukan, termasuk daerah utama seperti Pennsylvania dan Wisconsin , itu artinya Trump dan Biden masih memiliki kesempatan menang.
Media AS telah memprediksi kemenangan untuk petahana Partai Republik di 23 negara bagian termasuk Florida dan Texas, serta Indiana, Kentucky, Missouri dan Ohio - semua negara bagian yang dimenangkannya pada 2016.
Sedangkan Biden telah merebut 20 negara bagian termasuk negara bagian asalnya Delaware dan hadiah besar California dan New York, serta ibu kota AS. Mantan wakil presiden itu telah membalikkan satu negara bagian yang dimenangkan oleh Trump pada 2016 - Arizona, di barat daya.
Nebraska membagi suara elektoralnya menjadi dua - empat untuk Trump dan satu untuk Biden. Maine dimenangkan oleh Biden, tetapi sejauh ini, dia hanya memiliki tiga dari empat suara elektoral yang ditawarkan, dengan yang terakhir masih harus diputuskan.
Baca juga : Trump dan Biden Yakin Menang Pemilu Presiden AS
Berikut ini adalah daftar negara bagian yang dimenangkan oleh masing-masing kandidat dan jumlah suara elektoral yang sesuai, berdasarkan proyeksi yang dibuat oleh Associated Press:
TRUMP (213)
Alabama (9) Arkansas (6) Florida (29) Idaho (4) Indiana (11) Iowa (6) Kansas (6) Kentucky (8) Louisiana (8 ) Mississippi (6) Missouri (10) Montana (3) Nebraska (4) * North Dakota (3)Ohio (18) Oklahoma (7) Carolina Selatan (9) South Dakota (3) Tennessee (11)Texas (38) Utah (6) West Virginia (5) Wyoming (3)
BIDEN (238)
Arizona (11) California (55) Colorado (9) Connecticut (7) Delaware (3) District of Columbia (3) Hawaii (4) Illinois (20) Maine (3) ** Maryland (10) Massachusetts (11) Minnesota (10) Nebraska (1) * New Hampshire (4) New Jersey (14) New Mexico (5) Baru York (29) Oregon (7) Rhode Island (4) Vermont (3) Virginia (13) Washington (12)
* Nebraska membagi lima suara elektoralnya - dua pemilih ditetapkan berdasarkan pluralitas suara di negara bagian, dan tiga lainnya diberikan berdasarkan distrik kongres. Biden mengambil satu suara, di distrik kongres ke-2.
** Maine memiliki metode yang mirip dengan Nebraska. Dari empat suara elektoral, tiga telah diproyeksikan untuk Biden, sedangkan yang keempat luar biasa.
Masih ada tujuh Negara bagian lainnya yang belum menentukan yakni; Alaska, Georgia Michigan, Nevada, North Carolina, Pennsylvania, Wisconsin(AFP/OL-2)
AMERIKA Serikat mengusir Wakil Duta Besar Iran untuk PBB Saadat Aghajani. Ia diusir sejak Desember 2026 atas alasan keamanan nasional.
Harga BBM Hong Kong tembus US$15,6 per liter di tengah krisis energi global akibat konflik Iran. Dampaknya meluas ke inflasi dan biaya hidup warga.
Rincian mengenai korban atau cakupan kerusakan masih belum tersedia, sebut sumber tersebut.
Presiden Donald Trump ancam tarik AS dari NATO setelah aliansi tolak bantu operasi militer terhadap Iran. Dubes AS Matthew Whitaker tuntut bukti manfaat NATO.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian tegaskan Iran bukan ancaman global dan ajak AS dialog demi stabilitas dunia di tengah ketegangan Timur Tengah.
TIONGKOK meminta Presiden Amerika Serikat menghentikan operasi militer terhadap Iran. Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengancam akan meningkatkan serangan ke negara teluk tersebut.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved